::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Gerakan Koin NU di Indonesia Timur

Sabtu, 16 Februari 2019 14:00 Pemberdayaan

Bagikan

Gerakan Koin NU di Indonesia Timur
Pengurus LAZISNU Kota Sorong bersama siswa madrasah
Sleman, NU Online
Meski belum lama diaktifkan, gerakan Koin NU Kota Sorong, Papua Barat sudah menunjukkan kiprahnya.

"NU Care-LAZISNU Kota Sorong dimulai 2017, mulai jalan pertengahan 2018 yaitu setelah kami mengikuti Madrasah Amil dari pusat mulai bergerak," tutur Ahmad Solihin, ketua NU Care-LAZISNU Kota Sorong di sela-sela Rakornas NU Care-LAZISNU di Pesantren Pangeran Diponegoro, Sleman, Yogyakarta.

Untuk mengenalkan gerakan Koin NU kepada masyarakat dilakukan promosi melalui selebaran, kalender, dan jadwal imsakiyah yang diberikan kepada seluruh masjid dan mushala.

Pada tahap pertama diedarkan sekitar 450 kaleng Koin NU dengan pemasukan mencapai 25 juta dalam tiga bulan awal peredaran.

Di samping pengenalan kepada perseorangan juga kepada jamaah majelis taklim. Sambutan masyarakat yang cenderung baik dan potensinya yang besar, membuat Solihin optimis dapat mengembangkan Koin NU di Kota Sorong. Saat ini ia tengah menyiapkan penambahan kaleng Koin NU sebanyak 5000 kaleng. 

Sejumlah program pun dilakukan sebagai pemanfaatan gerakan yang dimulai pertengan 2018. Pemberian bantuan kepada fakir miskin dan pengobatan gratis, adalah dua hal yang sudah dijalankan. Program lainnya pembangunan madrasah serta rumah yatim dan duafa.

Program lainnya pemberian beasiswa bagi yatim dan duafa baik yang menempuh pendidikan di pesantren maupun sekolah umum. 

"Ada pula NU Skill, yaitu program pendidikan keterampilan bagi yatim dan duafa dan anak putus agar semuaya bisa bekerja," lanjut Ahmad Solihin.

Untuk menumbuhkan jiwa entrepeneur, melalui NU Preneur, NU Care-LAZISNU Kota Sorong memberikan modal bantuan kewirausahaan terutama bagi yatim dan duafa.
 
Mengacu dari pendapatan LAZISNU meskipun masih sedikit kita berikan.

Selain itu, dilakukan juga pemberian kotak sampah ke masjid-masjid dan mushala di Kota Sorong. Saat ini sudah 20 masjid atau mushala yang terbantu dari program ini.

Mengingat tingginya kebutuhan air bersih di masjid dan mushala, kata Solohin, diberikan juga air bersih kepada mushala dengan membantu pengeboran sumur dan pompa air. "Airnya untuk masjid kadang kurang baik, butuh air bersih karena kedalaman sumber air bisa mencapai 80 meter," terang Solihin. (Kendi Setiawan)