::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Inilah Sembilan Kampus Terbaik NU

Ahad, 17 Februari 2019 11:22 Nasional

Bagikan

Inilah Sembilan Kampus Terbaik NU
Bandung, NU Online 
Lembaga Pendidkan Tinggi Nahdlatul memberikan penghargaan kepada PTNU di lingkungan Nahdlatul Ulama yang dinilai maju berdasarkan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan Sistem Penjaminan Mutu Internal Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME).

Sembilan PTNU tersebut mendapat piagam penghargaan yang diberikan Menteri Riset dan Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir pada Rapat Koordinasi Nasional LPTNU di Hotel Savoy Homann, Kota Bandung, Sabtu (17/2).  

Berikut ini nama kampus-kampus tersebut
1. UNU Surabaya
2. Universitas Islam Malang
3. Universitas Wahid Hasyim Semarang
4. Universitas Islam NU Jepara
5. UNU Lampung
6. Universitas Sains Al Quran Wonosobo
7. UNU Al Ghazali Cilacap
8. UNU Sidoarjo
9. UNU Surakarta
Menurut Wakil Ketua LPTNU Muhammad Afifi kriteria penghargaan bagi Perguruan Tinggi tersebut dinilai baik dalam penjaminan mutu internal maupun eksternal. Kriterianya berdasarkan penilaian standar penjaminan mutu Kemristek Dikti yang sudah dirangking secara nasonal.

Afifi menambahkan, LPTNU berkomitmen akan meningkatkan terus mutu pendidikan di lingkungan Nahdlatul Ulama. Hal ini sesuai permintaan Ketua LPTNU yang juga Menteri Riset Dikti. 

Upaya-upaya tersebut, telah dilakukan sejak 2015 melalui klinik akreditasi. Misalnya bagi perguruan tinggi yang belum terakreditasi, didorong menjadi terakreditasi. Yang terakreditasi C didorong menjadi B. Yang B didorong menjadi A. 

Rakornas bertema Strategi Penguatan Kelembagaan PTNU dalam Menghadapi Revolusi Industri 4.0 ini dimulai sejak Jumat (15/2) dan berakhir Ahad (17/2). 

Rakornas yang dihadiri 257 PTNU seluruh Indonesia tersebut terdiri dari rapat komisi, rekomendasi, serta beberapa seminar tentang pengutan SDM PTNU, sosialisasi percepatan guru besar bagi dosen. (Abdullah Alawi)