::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Minimarket KimoNU Resmi Buka Cabang di Pesantren Attawazun Subang

Kamis, 21 Februari 2019 15:30 Daerah

Bagikan

Minimarket KimoNU Resmi Buka Cabang di Pesantren Attawazun Subang
Peresmian KimoNU Attawazun Mart
Subang, NU Online
Pesantren At-Tawazun, Subang, Jawa Barat merupakan satu dari sekian banyak pesantren yang bercita-cita dan bertekad mewujudkan pesantren yang memiliki kemandirian di bidang ekonomi.

Cita-cita tersebut saat ini mulai terwujud dengan hadirnya Kios Model NU (KimoNU) di pesantren tersebut dan sudah resmi dibuka di pesantren yang berlokasi di Kecamatan Kalijati, Subang itu.

"Atas nama keluarga besar Pesantren At-Tawazun saya mengucapkan terima kasih banyak atas kerjasamanya antara KimoNU dan At-Tawazun. Ini adalah cita-cita kami dari dulu ingin memiliki tempat usaha yang mampu membantu pertumbuhan ekonomi pondok," Ucap Kiai Musyfiq, Pengasuh Pesantren At-Tawazun saat memberikan sambutan pada peresmian, Selasa (19/2).

Wakil Katib PWNU Jawa Barat itu menilai, perhatian terhadap kemandirian ekonomi di pesantren masih belum maksimal. Sehingga dengan hadirnya KimoNU yang dimotori oleh PWNU Jawa Barat ini bisa menjadi angin segar dalam pengembangan ekonomi di pesantren.

"Sudah menjadi sunnatullah (ketentuan Allah) bahwa lulusan pesantren tidak mungkin akan menjadi ustadz dan kiai semua. Kita harap dengan adanya KimoNU At-Tawazun Mart ini anak-anak bisa belajar ekonomi praktis dan mencetak pengusaha yang santri," harapnya.

Dalam kesempatan itu, Kiai Musyfiq pun  mengapresiasi kinerja dan program Ketua PWNU dan Gubernur Jawa Barat yang sama-sama mempunyai gagasan dan komitmen dalam menggenjot ekonomi di pesantren.

"Semoga dengan diresmikannya KimoNU At-Tawazun Mart mampu mendongkrak perekonomian umat Islam umumnya dan warga nahdliyin khususnya," tutupnya. (Aiz Luthfi/Muhammad Faizin)