::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Prestasi Moncer, Alumnus Nuris Ini Diapresiasi Raja Thailand

Rabu, 06 Maret 2019 09:00 Daerah

Bagikan

Prestasi Moncer, Alumnus Nuris Ini Diapresiasi Raja Thailand

Jember, NU Online
Cerita tentang prestasi alumni Pondok Pesantren Nuris, Antirogo, Jember, Jawa Timur tak pernah kering, baik di dalam negeri maupun di manca negara. Kali ini datang dari M. Ilzamunnabil. Pria kelahiran Banyuwangi, 27 Mei 1997 ini menjadi lulusan sarjana terbaik di Rajamangala University of Technology Srivijaya, Thailand seiring kesuksesannya meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3, 85. Atas prestaisnya itu,  Raja Thailand, Maha Vajiralongkom berkenan untuk memberikan gold medal kepada dia.

“Betul sesuai dengan WA dari dia, bahwa sudah ada pemberitahuan akan ada penyerahan medali kepada yang bersangkutan  bulan September mendatang,” tukas pengasuh Pondok Pesantren Nuris, Gus Robith Qashidi krpada NU Online di Nuris, Selasa (5/3).

Menurutnya, lulusan MA Unggulan Nuris tahun 2014 itu memang cukup tekun menempuh pendidikan. Tidak hanya di sekolah, tapi dia juga aktif berkegiatan ekstra dengan bimbingan Seksi Penjamin Mutu Pondok Pesantren Nuris.

“Kami memang mempunyai perangkat untuk menggali dan  meningkatkan minat dan bakat anak-anak, yaitu Seksi Penjamin Mutu. Dari situ mereka terus digembleng,” tambahnya.

Ilzam, saapaan akrabnya, tidak serta merta merengkuh  penghargaan di negeri orang. Awalnya, ia  harus berjuang mendapatkan beasiswa dari Kementerian Agama (Kemenag)  untuk kuliah diploma 2 di Thailand, dan itu dilaluinya dengan mulus. Setelah studi diplomanya selesai, Ilzam  memperoleh beasiswa lagi dari SBPAC (Southern Border Provice Administrative Centre) untuk melanjutkan studi sarjananya.

“Karena IPK-nya selalu tertinggi, dia setiap semester mendapat penghargaan dari rektor, dan  juga dapat penghargaan sebagai mahasiswa teladan,” tuturnya.

Ilzam saat ini tinggal di kota Nakhon si Tammarat, Thailand. Ia mengambil jurusan Plant Science Programme Faculty of Agriculture di Rajamangala University of Technology Srivijaya.  Awal Desember 2018 lalu skripsinya yang berjudul Phytochemical Screening and Bioactivity of Piper Nigrum Seed Extract Against Sitophilus Oryzae, rampung.

“Semoga prestasi Ilzam bisa menginspirasi santri lainnya untuk menjadi yang terbaik. Sebab, semua santri sama-sama mempuyai potensi unggul, cuma tinggal bagaimana mengasah potensi itu,” urainya. (Aryudi AR)