::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Sinergi Ulama dan Umara Sangat Penting dalam Membangun Negara

Rabu, 13 Maret 2019 16:00 Nasional

Bagikan

Sinergi Ulama dan Umara Sangat Penting dalam Membangun Negara
Diskusi Publik Maulana
Jakarta, NU Online
Majelis Ulama dan Umara Nusantara (Maulana) menggelar Diskusi Publik bertajuk Sinergi Ulama dan Umara dalam Membangun Negeri di Rumah Pergerakan Gus Dur Kalibata, Jakarta, Rabu (13/3).

Diskusi ini menghadirkan sejumlah pembicara seperti Budayawan Zastrouw Al-Ngatawi, Wakil Sekretaris Jenderal PBNU M Imdadun Rahmat, dan Ketua Pembina Master C19 Ahmad Syauqi.

Pembina Maulana, H Nurul Yaqin Ishaq menyatakan, sinergi antara ulama dan umara dalam membangun negara sangat penting karena Indonesia merupakan negara yang beragama, oleh karena itu sinergi keduanya saling melengkapi.

"Sinergi ulama dan umara bukan lagi penting, tapi sangat penting karena Indonesia negara yang beragama bukan sekuler, dan sinergi ulama dan umara saling melengkapi," ucapnya.

Namun demikian, ia mengkualifikasi ulama yang pantas bersinergi dengan umara, yakni ulama yang mempunyai kapasitas keilmuan dan komitmen kebangsaan. Sebab menurutnya, jika ulama tidak memiliki kualifikasi tersebut, nantinya dalam menafsirkan agama hanya berdasarkan syahwat pribadinya dan tidak membawa kebaikan untuk bangsa.

"Ulamanya ya yang punya keilmuan mendalam dan komitmen kebangsaan. Ulama yang mengedepankan bangsa dan mengesampingkan kepentingan diri dan kelompoknya, bukan ulama yang hanya mementingkan atribut saja," ucapnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, pentingnya ulama yang mempunyai kualifikasi juga karena keberadaannya menjadi lentera yang membimbing arah bangsa supaya masyarakat tidak terperangkap dalam perilaku yang menyimpang dari norma-norma agama dan etika yang ada.

"Justru itu ulama yang mempunyai kualifikasi memegang peranan penting karena suatu bangsa bisa hancur apabila moralitas anak-anak bangsa tidak baik, terjadi dekadensi moral," jelasnya. (Husni Sahal/Muhammad Faizin)