::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Jenguk Dokter Lo, Gusdurian Solo Beri Hadiah Buku

Kamis, 14 Maret 2019 21:00 Daerah

Bagikan

Jenguk Dokter Lo, Gusdurian Solo Beri Hadiah Buku
dokter Lo (paling kanan) dijenguk Gusdurian Solo
Solo, NU Online
Komunitas Gusdurian Solo membesuk dokter Lo Siaw Ging (dokter Lo) yang dirawat di Rumah Sakit Kasih Ibu Kota Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (14/3).

Dokter Lo adalah seorang dokter yang juga sosiawan. Ia dikenal sebagai dokter yang merawat dan mengobati pasien tanpa menetapkan tarif, bahkan sebagian besar pasien yang tidak mampu tidak dibebani biaya pengobatan. Bahkan biaya pembelian obat pun terkadang dibayari oleh dr Lo untuk pasiennya yang tidak mampu. Selain itu, dokter Lo juga terkenal akan diagnosanya yang tepat.

Hal ini, menurut M Qoyim, salah satu perwakilan dari anggota Gusdurian Solo yang ikut menjenguk, tak jauh berbeda dengan nilai-nilai yang diajarkan Gus Dur. "Dokter Lo terkenal sangat dermawan. Beliau sering membantu pasien yang tidak mampu tanpa pamrih alias gratis. Sosok yang inspiratif," ungkap Qoyim.

Dalam kesempatan itu, dokter Lo juga mendapatkan kenang-kenangan berupa buku yang berjudul Gus Dur Islam Nusantara dan Kewaganegaraan Bhineka karya Ahmad Suaedy.

Mendapatkan hadiah berupa buku tersebut, membuat dokter berumur 84 tahun itu tampak senang. "Nanti pasti saya baca. Terima kasih ya," ucap dokter Lo lirih, setelah menerima buku tentang Gus Dur.

Dia menyampaikan keinginannya membantu sesama yang kurang mampu tidak akan pudar hingga tutup usia. "Kalau saya masih diberi kesehatan untuk membantu sesama, saya selalu siap," ucapnya terbata-bata.

Mantan Direktur RS Kasih Ibu itu pun berpesan agar para dokter tak segan membantu pasien tak mampu. "Apa yang saya lakukan ini semua terinspirsasi dari dokter Oen, iya, dokter yang namanya kini dijadikan nama rumah sakit itu," ujarnya.  (Ajie Najmuddin/Muiz)