::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Kiai Said: Jangan Karena Pemilu Kita Terpecah

Ahad, 17 Maret 2019 05:45 Nasional

Bagikan

Kiai Said: Jangan Karena Pemilu Kita Terpecah
Ketum PBNU di Pelantikan PCNU Kota Bekasi
Bekasi, NU Online
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj meminta seluruh jajaran pengurus PCNU di semua tingkatan, termasuk Kota Bekasi di bawah kepemimpinan KH Mir’an Syamsuri dan KH Madinah dapat selalu menebar manfaat kepada seluruh masyarakat.

Hal tersebut dikatakan usai Pelantikan PCNU Kota  Bekasi, Jawa Barat saat mengudara di Radio Bintang Empat Lima (R-Bama), di Gedung NU Centre El-Sa’id lantai 2, Jalan Bambu Kuning 200, Sepanjangjaya, Rawalumbu, pada Jumat (15/3) sore.

“Semoga NU Kota Bekasi ke depan semakin kuat dan solid dalam rangka membangun budaya, karakter, dan kepribadian bangsa, agama, toleransi, ekonomi, kesehatan, serta pendidikan,” kata Kiai Said didampingi Penyiar Dahyuyu Yulianti.

Kiai Said mengungkapkan bahwa beberapa waktu lalu digelar Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) NU di Kota Banjar Jawa Barat mengangkat tema, “Perkuat Ukhuwah Wathaniyah untuk Kedaulatan Rakyat”.

“Kenapa kita mengambil tema itu? Karena melihat suasana jelang Pemilu ini, sehingga menjadi penting kita mengingatkan untuk bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan NKRI ini,” kata kiai asal Cirebon ini.

Menurutnya, pemilu hanyalah sarana untuk mewujudkan demokrasi. Maka, jangan sampai mengakibatkan permusuhan dan perpecahan. “Itu hanya persaingan siapa yang bisa dipercaya oleh rakyat, maka itulah yang akan membawa dan memimpin kita dalam lima tahun ke depan,” katanya.

Ia menegaskan, pemilu sama sekali tidak ada permasalahan tentang agama. Bukan soal Islam melawan kafir, karena hanya persoalan persaingan dari dua pasang calon pemimpin negeri ini.

Kiai Said juga menyampaikan pesan kepada seluruh pendengar R-Bama untuk selalu menjaga optimisme, kepercayaan diri, dan tawakkal kepada Allah.

“Mari kita wujudkan amanat konferensi dan muktamar NU, yakni membangun ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Kalau itu terbangun, Insyaallah stabilitas keamanan negeri akan muncul. Mari kita wujudkan kesejahteraan di Kota Bekasi,” pungkas Kiai Said. (Aru Elgete/Muiz)