::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Kopdarwil Ke-3 AIS Lampung: Untuk Indonesia yang Ramah dan Sumringah

Kamis, 21 Maret 2019 17:17 Daerah

Bagikan

Kopdarwil Ke-3 AIS Lampung: Untuk Indonesia yang Ramah dan Sumringah
Kopdarwil Ke-3 AIS Lampung

Bandar Lampung, NU Online

Komunitas Arus Informasi Santri Lampung (AIS Lampung) kembali menggelar Kopi Darat Wilayah Ke-3 pada 29-30 Maret 2019 mendatang di Pondok Pesantren Walisongo.

Pesantren ini merupakan lembaga pendidikan Islam yang didirikan oleh Almaghfurlah KH Imam Syuhadak pada tahun 1986 di Desa Sukajadi, Kabupaten Lampung Tengah. Mulai pada tahun 2009 pesantren ini diasuh oleh salah satu putranya yakni Gus Syaikhul Ulum Syuhadak.

AIS Lampung sendiri merupakan komunitas santri penggiat media sosial dengan dakwah melalui media sosial (dakwah bil sosmed) sebagai gerakannya, menjunjung tinggi nilai-nilai ramah, santun bermedia, bijak bermedia sesuai dengan cita-cita dakwah Ahlussunnah wal Jama'ah Annahdliyah.

Menurut Ketua Pelaksana Mukhlis, Kopdarwil ini akan diikuti oleh seluruh anggota AIS Lampung, santri-santri, komunitas santri pegiat sosial media yang tergabung dalam AIS Nusantara, alumni pesantren dan masyarakat umum se-Provinsi Lampung.

”Di Kopdarwil 3 ini AIS Lampung mengonsep acara dengan Talk Show Bermedia, Seminar Entrepreneurship, Kongkow Inspirasi dan Malam Kebudayaan Pesantren,” jelasnya kepada NU Online, Kamis (21/3).

Beberapa pemateri dihadirkan dalam kegiatan ini di antaranya, Romzi Ahmad (Selebgram Santri), Witjaksono (Entrepreneur), Aji Pratama (admin @santrikeren), Ihsan DG (Youtuber), dan seniman-seniman santri Lampung lainnya.

Dengan mengusung tema Sai Bumi Beghibu Santri (Satu Bumi Beribu Santri) AIS Lampung mencoba mensinergikan gerakan-gerakan santri Lampung sebagai upaya membangun Indonesia yang lebih baik, ramah dan sumringah dengan tidak menghilangkan budaya khas santri.

“Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk wadah silaturahmi para santri se-Lampung dan juga sebagai wadah untuk belajar menyebarkan manfaat melalui kegiatan offline maupun online seperti di sosial media dan lain-lain," jelas Koordinator Daerah AIS Lampung Lathoiful Ihsan. (Red: Muhammad Faizin)