::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Puluhan Ribu Umat Islam Hadiri Istighotsah di Kudus

Kamis, 21 Maret 2019 20:00 Daerah

Bagikan

Puluhan Ribu Umat Islam Hadiri Istighotsah di Kudus
Rapat persiapan istighotsah di Kudus
Kudus, NU Online
Gema Shalawat dan Istighotsah Kebangsaan bertajuk Merajut Ukhuwah Wathaniyah Menuju 1 Abad Nahdlatul Ulama Untuk Menjaga Kedaulatan NKRI yang akan digelar di Alun–alun Simpang Tujuh Kudus Jawa Tengah pada Ahad 7 April 2019 mendatang, dipastikan akan diikuti puluhan ribu jamaah dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Panitia istighotsah M Tarjono kepada NU Online, Kamis (21/3) mengatakan, kegiatan yang digelar Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBHNU) Jawa Tengah ini telah dipersiapkan sebaik mungkin. Panitia telah menggelar serangkaian rapat persiapan dan telah meminta restu kepada sejumlah pihak.

"Untuk konteks Kudus, Rais Syuriyah PCNU Kudus KHM Ulil Albab Arwani  dan Ketua PCNU Kudus H Asyrofi mendukung penuh istighotsah kebangsaan ini," ujarnya.

Dia mengemukakan, dua pekan menjelang gelaran istighotsah kebangsaan ini, sudah puluhan ribu peserta yang telah memastikan hadir. "Sekitar 40 ribu jam’ah telah memastikan hadir dalam istighasah ini, yang berasal dari 10 kabupaten/kota di Jawa Tengah," ungkapnya.

Dari Kabupaten Kudus sendiri tak kurang dari 15 ribu jamaah diperkirakan akan hadir. "Kami sudah koordinasi dengan LP Ma’arif dan menjalin silaturahmi dengan pondok–pondok pesantren," paparnya.

Selain itu terangnya, Kantor/ Dinas instansi di Kudus Insyaallah juga akan ikut bergabung dalam istighotsah, seperti Kesbangpol dan Dinas Perhubungan. "Istighotsah ini untuk NU dan NKRI yang aman, maju, kondusif, barakah dan senantiasa dilimpahi ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala," pungkas Tarjono. (Farid/Muiz)