::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

IPNU-IPPNU Diminta Fokus Pelajar dan Medsos

Sabtu, 23 Maret 2019 07:00 Nasional

Bagikan

IPNU-IPPNU Diminta Fokus Pelajar dan Medsos
Pelantikan PP IPNU-IPPNU di Jakarta
Jakarta, NU Online
Radikalisme di kalangan pelajar terbilang tinggi. Beberapa survei menyebutkan sudah di atas 20 persen, hal ini tentu menjadi lampu kuning bagi masa depan bangsa dan negara.

Melihat hal tersebut, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meminta kepada pengurus Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) masa khidmat 2019-2022 untuk fokus membina pelajar di tingkat menengah.

"Fokuslah membina pelajar, baik pelajar putra putri di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP)," kata Ketua PBNU Robikin Emhas, saat memberikan sambutan usai melantik kepengurusan baru itu di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Jumat (22/3).

Di samping itu, dunia digital juga sudah menjadi alam para pelajar masa kini. Bahkan, mereka disebut sebagai warga asli dunia digital (native digital). Karenanya, Robikin meminta pelajar NU untuk mengambil posisi di garda paling depan di media sosial tersebut.

"Sebagai pelajar, seyogyanya kalian berada di garda terdepan untuk mengawal media sosial," ucapnya.

Media sosial sebagai bagian dari dunia itu perlu dijadikan sebagai saluran dakwah Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah dan ajakan positif. "Jadikan sosial media sebagai gerakan dakwah, gerakan perjuangan untuk mengawal Islam Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah," pungkasnya.

Pelantikan ini dihadiri oleh Ketua PBNU H Aizuddin Abdussalam, Ketua Umum IPNU 1976 H Tosari Wijaya, Deputi II Kementerian Pemuda dan Olahraga H Asrorun Niam Sholeh, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama DKI Jakarta, dan Majelis Alumni IPNU-IPPNU. (Syakir NF/Muiz)