::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Besuk Audrey, IPPNU Kalbar Beri Dukungan Moral

Kamis, 11 April 2019 02:00 Nasional

Bagikan

Besuk Audrey, IPPNU Kalbar Beri Dukungan Moral
Audry (berbaring) bersama IPPNU Kalbar.
Pontianak, NU Online
Ketua Pimpinan Wilayah IPPNU Kalimantan Barat beserta Pimpinan Cabang IPPNU, Siti Rohimah, membesuk Audrey (14) di Rumah Sakit Promedika Pontianak, Kalimatan Barat, Rabu (10/4) malam.

Audrey, seorang siswi SMP, merupakan korban perundungan (bullying) dari 12 siswi SMA. Kejadian tersebut viral di media massa dan sosial, serta mengundang banyak perhatian masyarakat tanah air.

Siti Rohimah yang datang bersama dua anggotanya yaitu Ketua PC IPPNU Kubu Raya Khomsiaturrahmah, dan Ketua PC IPPNU Kota Pontianak Atika Hapsari diharuskan mengantre terlebih dahulu karena begitu banyak orang yang juga ingin membesuk dan memberikan dukungan kepada Audrey.

"Sejumlah tokoh masyarakat, juga kalangan artis terlihat hadir di sini. Karena saking banyaknya yang ingin memberikan dukungan untuk Audrey, kami diberikan waktu hanya dua menit. Akan tetapi setelah itu kami disambut oleh sanak keluarganya di luar ruang rawat," kata Siti.

Menurutnya, kondisi Audrey saat ini berangsur membaik. Hanya saja masih ada perasaan trauma, dengan kejadian yang dialami, secara mental juga masih harus menjalani perawatan intensif. Karena itu, pihaknya menyemangati Audrey.

"Ada salam dari teman-teman IPPNU seluruh Indonesia. Audrey jangan patah semangat, terus bersemangat. Karena kan Audrey sekarang masih SMP harus sampai tamat SMA. Audrey tidak akan pernah sendirian. Di sini semua mendukung," kata Siti.
 
Sementara itu, Ketua PC IPPNU Kota Pontianak Atika Hapsari juga menyampaikan kepada keluarga Audrey bahwa kasus ini sudah diketahui oleh Presiden Jokowi. Presiden juga memerintahkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk mengusut kasus dugaan penganiayaan tersebut. Selain itu juga akan dilakukan pendampingan oleh Psikolog dari Biro SDM Polda Kalbar, KPAI, hingga psikiater.

Kepada Audrey bersama keluarga, Siti bersama jajarannya memberikan dukungan moral agar tetap kuat dan tabah mengahadapi cobaan yang tak diduga ini, serta mengajak agar kasus ini diserahkan sepenuhnya kepada kepolisian.(Anty Husnwati/Kendi Setiawan)