::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

PCNU Jombang Dorong Pemerintah Maksimalkan Penanganan Banjir

Kamis, 11 April 2019 14:00 Daerah

Bagikan

PCNU Jombang Dorong Pemerintah Maksimalkan Penanganan Banjir
Kondisi banjir jombang (Ist.)
Jombang, NU Online
Banjir di Kabupaten Jombang, Jawa Timur sudah bisa dipastikan terjadi setiap tahunnya. Desa-desa di beberapa kecamatan bisa dipastikan terkena banjir, bahkan tak jarang air juga masuk ke permukiman warga.

Beberapa desa yang menjadi langganan banjir di antaranya sebagian desa di Kecamatan Jombang Kota (Jomkot), Mojowarno, juga Mojoagung. Baru-baru ini desa di kecamatan-kecamatan tersebut diketahui sudah mulai terkena banjir. 

Menyoroti kondisi banjir ini, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jombang, KH Salmanudin Yazid meminta pemerintah setempat untuk harus kian tanggap.

"Karena banjir di Jombang setiap tahun bisa dipastikan terjadi," kata kiai yang kerap disapa Gus Salman ini, Rabu (10/4).

Situasi banjir yang demikian menurut Pengasuh Pondok Pesantren Babussalam, Kalibening, Kecamatan Mojoagung ini, hendaknya menjadi perhatian khusus untuk kemudian dicarikan solusi. Sehingga warga tidak merasa was-was dan tidak 'dihantui' banjir setiap musim hujan datang. Penanganan dari pemerintah menurutnya belum nampak.

"Kenapa pemerintah tidak menanganinya dengan baik terkait problem (masalah) yang dihadapi warga terdampak banjir," ucap Gus Salman sembari bertanya-tanya.

Ia memaparkan, sebetulnya ada banyak cara yang bisa dilakukan pemerintah untuk menanggulangi datangnya banjir. Di antaranya dengan meninggikan sejumlah tanggul sungai yang dinilai airnya rawan meluap.

"Semisal meninggikan tanggul sungai dan lain sebagainya," tuturnya. (Syamsul Arifin/Muhammad Faizin)