::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Jumat Berkah, NU Depok Berbagi Takjil Usai Jumatan

Sabtu, 13 April 2019 23:59 Daerah

Bagikan

Jumat Berkah, NU Depok Berbagi Takjil Usai Jumatan
Suasana Jumat Berkah di salah satu masjid di Depok
Depok,  NU Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Depok menggelar kegiatan Jumat Berkah. Wujud kegiatan tersebut antara lain berbagi makanan, minuman, atau takjil kepada para jamaah usai gelaran sholat Jumat.

"Kami berharap keberkahan hari Jumat mampu kita jadikan sarana untuk saling berbagi kepada saudara-saudara kita selepas jumatan,” ujar Ketua PCNU Kota Depok Achmad Solechan kepada NU Online, Jumat (12/4). 

Dalam menjalankan program tersebut, pihaknya bersama dengan Muslimat NU Depok dan MWC NU di tingkat kecamatan. Menurut dia, yang dibagikan dalam program Jumat Berkah antara lain berupa makan siang, kolak, bubur, makanan cemilan (snack), dan air putih.

"Ini adalah bagian dari berbagi untuk sesama bagi saudara-saudara kita seusai menunaikan ibadah sholat Jumat. Memang tidak seberapa, namun bisa menjadi ajang silaturahmi dan mencari keberkahan di hari Jumat,” paparnya. 

Alek, sapaan akrabnya, menambahkan bahwa pelaksanaan Jumat Berkah setidaknya terdapat di sembilan titik. Di antaranya,  Masjid At-Taqwa Kukusan, Al-Hikmah Bedahan, Darul Falah Kedaung, Al-Hidayah Mampang, Al-Husna Cilangkap, Ar-Rahmat Duren Mekar, Baiturrahman Sukatani, Al-Ittihad, dan As-Salam Bojong, Pondok Terong.

Dikatakannya, program tersebut akan dijalankan rutin setiap  usai pelaksanaan sholat Jumat. Alek berharap, kegiatan itu bisa dilanjutkan sekaligus direplikasi di 11 kecamatan yang ada di Kota Depok.

“Dengan kebersamaaan dan saling guyub rukun, Insya Allah masjid benar-benar menjadi perekat persaudaraan dan kesatuan. Masjid yang menjadi pusat peradaban dan pelayanan umat,” tutup Alek. (Aan Humaidi/Musthofa Asrori)