::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Film 'Bumi itu Bulat' Tampilkan Karakter Toleran Banser

Senin, 15 April 2019 18:00 Nasional

Bagikan

Film 'Bumi itu Bulat' Tampilkan Karakter Toleran Banser
Film 'bumi itu bulat' mulai tayang 11 April 2019
Solo, NU Online
Isu berbasis sentimen suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) kerap kali digunakan sebagai pemicu konflik di Indonesia. Padahal negara Indonesia ini lahir dari berbagai macam suku, agama ras dan golongan. Sehingga kalau kondisi ini dibiarkan, maka bisa mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal inilah yang kemudian menjadi keprihatinan banyak pihak, termasuk Gerakan Pemuda (GP) Ansor. Melalui produksi film 'Bumi itu Bulat', GP Ansor mengajak untuk merefleksikan kondisi kebhinekaan yang ada di negeri ini.

"Film ini sangat baik untuk ditonton masyarakat. Nilai-nilai toleransi yang dikedepankan patut untuk dijadikan pelajaran," terang Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PP GP Ansor Aunullah A'la Habib (Gus Aun), kepada NU Online, Senin (15/4).

Menurutnya, nilai-nilai toleransi inilah yang perlu disebarkan kepada masyarakat. Khususnya kepada generasi muda, yang menjadi sasaran utama dari film ini. 

Sebelumnya, Gus Aun bersama sejumlah pengurus dan anggota GP Ansor dan Banser se Soloraya juga mengadakan kegiatan nonton bareng (nobar) film 'Bumi itu Bulat'. Kegiatan nobar ini juga diharapkan sebagai pelecut motivasi bagi para kader Ansor dan Banser untuk tetap teguh dalam perjuangan.

Sebagai informasi, dalam film 'Bumi itu Bulat' juga menampilkan sosok karakter Banser bernama Syaiful yang diperankan oleh aktor kawakan, Mathias Muchus.

Selain GP Ansor, film 'Bumi itu Bulat' digarap oleh rumah produksi kolektif, yakni Inspiras Pictures, Astro Shaw, dan Ideosource Entertainment. 

Selain aktor kawakan Mathias Muchus dan artis senior Ria Irawan, film yang disutradarai Ron Widodo ini juga diperankan oleh para sineas muda. Diantaranya, Kenny Austin, Tissa Biani, Qausar Harta Yudana, Aldy Rialdy serta Arie Kriting yang dikenal sebagai Stand Up Comedy atau Comic. (Ajie Najmuddin/Muiz)