::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Jokowi-Amin Unggul di TPS Gus Dur Ciganjur

Rabu, 17 April 2019 19:00 Nasional

Bagikan

Jokowi-Amin Unggul di TPS Gus Dur Ciganjur
Jakarta, NU Online
Calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin unggul dari pasangan capres dan cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di lima tempat pemungutan suara (TPS) di Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan. 

Kelima TPS tersebut adalah TPS 76, 77, dan 78 yang hanya seperlemparan batu dari kediaman Gus Dur, Jokowi-Amin unggul dengan selisih suara meyakinkan. Di TPS 76, paslon 01 ini memperoleh 125 suara. Sementara Prabowo-Sandi hanya meraup 86 suara dengan 4 suara tak sah.

Di TPS 77 Jokowi-Amin mendapat 108 suara, Prabowo-Sandi meraup 93 suara. Lalu, di TPS 78 paslon 01 meraih 105 suara. Paslon 02 memperoleh 87 suara.

Sementara dua TPS lainnya dekat kediaman Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj, yakni TPS 72 dan 73, tepatnya di Gang Wahid Jalan Warung Sila Ciganjur, Jakarta Selatan.

Di TPS 72, Jokowi-Amin unggul dengan perolehan 94 suara. Sementara Prabowo-Sandi mendapatkan 89 suara. Di sini terdapat satu surat suara tidak sah.

Kemudian, di TPS 73, Jokowi-Amin unggul dengan merebut 100 suara, Prabowo-Sandi mendulang 92 suara. 

Ditemui di sekitar kediaman Gus Dur, Priyo Sambadha (mantan ajudan Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid) mengaku senang sekaligus bersyukur atas perolehan tersebut.

“Ini kan bisa dibilang kawasan Gus Dur, TPS Mbak Yenny Wahid yang notabene pendukung Pak Jokowi. Kalau sampai kalah, malu kita,” ujar aktivis Gusdurian ini.

Menurut Priyo, perolehan tersebut berbanding terbalik dengan hasil Pilpres 2014 silam, di mana pasangan Prabowo-Hatta menang di hampir semua TPS di Ciganjur atas pasangan Jokowi-JK. "Waktu itu, kami para Gusdurian menyatakan netral," tandas Priyo. (Musthofa Asrori)