::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Pesan Kiai Miftah: Gedung Megah Harus Lahirkan Kader Militan

Selasa, 23 April 2019 19:00 Nasional

Bagikan

Pesan Kiai Miftah: Gedung Megah Harus Lahirkan Kader Militan
Gedung PCNU Jombang, Jawa Timur
Jombang, NU Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jombang, Jawa Timur resmi miliki kantor baru di Jalan Raya Jombang-Mojoagung, Dusun Ngrowo, Desa Gambiran, Kecamatan Mojoagung, Jombang. Kantor ini diresmikan Rais 'Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar dan Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab Ahad (21/4) lalu.

Kantor NU di Kota Santri ini memiliki dua lantai. Terdapat delapan ruangan di lantai pertama. Sejumlah ruangan ini dibagi untuk kantor lembaga-lembaga NU, satu ruangan untuk mushalla dan satu ruangan yang lain untuk kesekretariatan. Di lantai bawah ini pula terdapat dua ruangan untuk MCK, tepatnya di sisi timur kantor.

Sementara di lantai atas (dua) terdapat beberapa ruangan. Satu ruangan di sisi paling barat khusus untuk ruang rapat, ruangan ini lengkap dengan kursi dan meja rapat, di samping itu juga ber-AC. Di sebelah timur ruang rapat ini dibuat kantor-kantor jajaran petinggi pengurus cabang.

Kantor dengan warna domain hijau khas warna NU ini terbilang cukup megah dibandingkan dengan kantor-kantor PCNU lainnya. Rais 'Aam PBNU pun juga mengakui kemegahan kantor tersebut. 

Ia berpesan, keberadaan gedung untuk menunjang terealisasinya program-program PCNU Kota Santri ini harus berbanding lurus dengan upaya membentuk kader-kader terbaik dan militan.

"Gedung yang megah harus lahir kader-kader NU militan," ujarnya kala itu.

NU Jombang, imbuh pria yang kerap disapa Kiai Miftah ini, menjadi kiblat NU-NU yang lainnya. Hal ini lantaran pendiri sekaligus penggerak-penggerak NU lahir dari Jombang.

"NU Jombang jadi lumbung NU. Karena sejumlah tokoh NU berasal dari Jombang," pungkasnya. (Syamsul Arifin/Muhammad Faizin)