::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

HPN Sebut Sektor Pariwisata Banyak Dirintis Pengusaha Muda

Rabu, 24 April 2019 20:30 Nasional

Bagikan

HPN Sebut Sektor Pariwisata Banyak Dirintis Pengusaha Muda
Jakarta, NU Online
Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) menyebut bidang Pariwisata juga menjadi sektor yang banyak dirintis para Pemuda. Melihat tren wisata domestik dan internasional yang semakin tinggi saat ini, memacu peuda untuk kreatif menciptakan banyak aplikasi yang bisa memudahkan mencapai tujuan-tujuan wisata. 

Hal itu dijelaskan Ketua DPP HPN Yasinta Wirdaningrum, Selasa (23/4) seiring dibentuknya Departemen Pengusaha Muda (PeMuda) HPN. Departemen baru ini diharapkan menjadi wadah bagi para pemuda untuk meningkatkan semangat berwirausaha.

“Sekelompok pemuda pembuat aplikasi untuk berwisata religi dengan ragam fitur yang menarik, sempat saya temui saat dua minggu yang lalu bersama Delegasi Misi Muhibah DPP HPN ke Semarang,” ujar Yasinta.

Menurutnya, mereka sadar akan kekuatan komunitas tempat mereka tinggal dan mereka memahami potensi solusi yang bisa mereka munculkan. Presentasi aplikasi yang sedang mereka buat sangat menarik dan inspiratif. 

Pemuda Nahdliyin, lanjutnya, punya keunggulan jika mereka mengembangkan usaha rintisan dari peluang pada kehidupan keseharian mereka. Sehingga solusi teknologi informasi yang mereka suguhkan akan lebih membumi dan diperkaya dengan solusi yang dimungkinkan oleh teknologi terkini. 

Hal ini seringkali yang justru menjadi kelemahan untuk para pengembang usaha rintisan (startup) yang hanya berbasis keunggulan teknologi namun kurang pemahaman akan proses bisnis yang bisa dan perlu dijadikan titik-titik unik layanan atau produk.

“HPN melihat pemahaman akan peluang, semangat, dan daya kreatif dari PeMuda Nahdliyin untuk giat berkarya dan ikut menjadi pelopor kemajuan usaha berbasis teknologi terkini perlu mendapat dukungan dan perhatian secara serius dan solusif,” ucap Yasinta.

Tidak hanya dari pemerintah, tetapi juga perlu sinergi dengan para Pengusaha Nahdliyin yang sudah lebih dahulu berkiprah. “Sinergi antarpengusaha Nahdliyin dalam ekosistem yang kondusif dan sinergis, Insyaallah mendatangkan keberkahan dari Allah SWT,” tandasnya. (Fathoni)