::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Kopri PMII Al-Farabi Pangandaran Tegaskan Peran Perempuan di Ranah Publik

Kamis, 25 April 2019 21:30 Daerah

Bagikan

Kopri PMII Al-Farabi Pangandaran Tegaskan Peran Perempuan di Ranah Publik
Diskusi Hari Kartini Korp PMII Al-Farabi Pangandaran.
Pangandaran, NU Online
Korp PMII Putri (Kopri) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama (STITNU) Al-Farabi Pangandaran, Jawa Barat menggelar refleksi Hari Hartini dengan tema Perempuan dan Pendidikan. Acara yang dilaksanakan pada Selasa (23/04) berlangsung mulai pukul 13.00 WIB di Alun-Alun Parigi, Kabupaten Pangandaran.

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya pemantapan gerakan perempuan di ruang lingkup sosial kemasyarakatan. Kegiatan ini diisi dialog interkaktif bersama komisi Perlindungan Anak Daerah Kabupaten Pangandaran serta orasi tentang perempuan dan pendidikan.

Rima Malida, Ketua Kopri Komisariat STITNU Al-Farabi Pangandaran menyampaikan bahwa acara ini dilaksanakan salah satunya untuk meningkatkan semangat juang para kaum perempuan khususnya generasi penerus di Kabupaten Pangandaran.

"Diselenggarakannya acara ini bermaksud dapat memotivasi dan menumbuhkan rasa percaya diri seorang perempuan, siap dalam mengusung kesuksesannya yang tidak hanya di ranah domestik, tetapi juga di ranah publik," ungkapnya.

Rima menambahkan perjuangan sosok RAy Kartini merupakan bagian daripada perjuangan kita sebagai penerus salah satunya dalam sektor pendidikan.

"Kaum muda khususnya perempuan nantinya akan menjadi sosok ibu bagi anaknya, maka penting kiranya sektor pendidikan di perhatikan dalam hal ini," tambahnya.

Nunik Yudaningsih dari KPAD Pangandaran mengatakan saat ini para perempuan diharapkan lebih maju, cerdas dan intelektualnya semakin bagus.

"Peran perempuan mulai semakin terbuka dan tidak terisolir. Salah satunya dengan adanya beberapa program dari Pemerintah. Dan ini merupakan dampak dari kecerdasan kalangan perempuan yang semakin diperhitungkan," ujarnya. (Soleh Hidayat/Kendi Setiawan)