::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Khutbah Jumat Jangan Kelamaan, Nanti Jamaahnya Nyenyak

Jumat, 26 April 2019 17:15 Daerah

Bagikan

Khutbah Jumat Jangan Kelamaan, Nanti Jamaahnya Nyenyak
Jombang, NU Online
Ketua Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Jombang, Jawa Timur, Moh Makmun memaparkan, khutbah Jumat hendaknya tidak terlalu lama. Para khatib harus memahami bahwa esensi khutbah adalah semata memberikan nasehat kepada para jamaah Jumat.

"Khutbah Jumat itu rutin setiap Jumat, jadi jangan lama-lama khutbahnya. Karena esensi khutbah adalah nasehat," tuturnya, Jumat (26/4).

Khutbah yang kelamaan, menurut dia, cenderung tidak terlalu diperhatikan oleh para jamaahnya, sehingga khutbah yang semestinya memberikan nasehat, justru keluar dari tujuan itu. Bahkan potensi ditinggal tidur jamaahnya.

"Kalau khutbahnya lama, jamaah bukannya mendengarkan tapi bisa-bisa malah semakin nyenyak tidurnya," ucapnya.

Ia menyatakan, selama ini masih banyak khutbah yang dinilai terlalu lama. Isi khutbah juga tak jarang berisi konten-konten tidak mendidik.

Dengan demikian, khatib menurutnya juga harus bisa memilih dan memilah konten khutbah. Jangan sampai memuat isi khutbah yang cenderung membuat jamaah 'kepanasan', lantaran isi khutbahnya provokatif, caci maki dan menyebarkan virus dengki.

"Harus nasehat yang damai, nasehat yang mencerahkan dan nasehat yang mendidik," jelas dosen Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) Peterongan, Jombang ini. (Syamsul Arifin/Abdullah Alawi)