::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Haul Danarto PBSI UIN Jakarta Akan Dihadiri Sastrawan dan Budayawan Nasional

Senin, 29 April 2019 02:00 Nasional

Bagikan

Haul Danarto PBSI UIN Jakarta Akan Dihadiri Sastrawan dan Budayawan Nasional
Tangerang Selatan, NU Online
Danarto wafat di usia 66 tahun pada 10 April 2018 lalu. Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengapresiasi sosok budayawan serba bisa itu dengan menggelar haul setahun wafatnya pada Senin (29/4) malam di Hall Student Center UIN Jakarta.
 
"Haul sebagai bentuk apresiasi. Apresiasi kan macem-macem, termasuk salah satunya kirim Fatihah," kata Makyun Subuki, Ketua Jurusan PBSI UIN Jakarta saat ditemui NU Online usai pementasan drama Bel Geduwel Beh karya Danarto oleh mahasiswa PBSI UIN Jakarta semester 6 di Aula Student Center, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Jalan Ir H Juanda No 95, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (27/4) malam.
 
Makyun menjelaskan bahwa haulan itu budaya Islam di Indonesia yang juga bernilai akademis. Selain apresiasi sebagai bentuk kultur akademis, sebagaimana mengutip tulisan, kirim Fatihah dan doa untuk orang yang sudah meninggal, dalam hal ini Danarto, itu juga harus menyebutkan namanya.
 
"Itu kan sebetulnya sama, kalau mengutip orang itu harus disebutkan namanya, ngirim Fatihah juga gitu," ungkapnya.
 
Kegiatan haul ini akan dipimpin khusus oleh Budayawan Ngatawi Al-Zastrouw. Kegiatan ini juga akan dihadiri oleh Ken Zuraida, Noorca M Massardi, Uki Bayu Sejati untuk menyampaikan kesaksiannya tentang sosok Almarhum Danarto.
 
Di samping itu, dalam haul ini juga akan disampaikan pidato kebudayaan oleh Penyair Acep Zamzam Noor. Putra Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) 1992-1999 KH Ilyas Ruhiat itu mendapat panggung spesial.
 
"Kalo Kang Acep kita minta secara spesial juga untuk memberikan pidato kebudayaan," kata Rosida Erowati, dosen PBSI UIN Jakarta.
 
Selain haul pada malamnya, pada siangnya PBSI UIN Jakarta menggelar bincang-bincang mengupas pemikiran Danarto dalam karya-karyanya dari berbagai perspektif. Diskusi yang akan dipandu langsung oleh Ketua Jurusan PBSI UIN Jakarta itu akan menghadirkan empat narasumber, yakni Sastrawan Sapardi Djoko Damono, Budayawan Radhar Panca Dahana, Ketua Jurusan Sastra Indonesia Universitas Indonesia Sunu Wasono, dan Wakil Ketua Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Abdullah Wong. (Syakir NF/Abdullah Alawi)