::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Ini Program Strategis UPZISNU Carangrejo, Jombang

Senin, 13 Mei 2019 17:00 Daerah

Bagikan

Ini Program Strategis UPZISNU Carangrejo, Jombang
jajaran pengelola UPZISNU Carangrejo, Jombang
Jombang, NU Online
Jajaran Pengurus Unit Pengelola Zakat Infaq dan Sedekah Nahdlatul Ulama (UPZISNU) Desa Carangrejo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, Jawa Timur memutuskan beberapa program untuk dilaksanakan dalam beberapa waktu ke depan.

Beberapa program yang diputuskan di antaranya adanya program harian, bulanan serta program untuk pelebaran sayap guna mendukung eksistensi UPZISNU."Program harian atau program tak terduga yaitu santunan duka berupa air minerel sebanyak 8 kardus secara merata," kata Ketua MWCNU Kesamben, M Setu, Senin (13/5).

Program santunan yang nantinya akan dibagikan terhadap keluarga warga yang wafat itu tidak pandang bulu, baik dari latar belakang NU atau bukan, mereka yang wafat berhak mendapatkan santunan.

"Kita tidak memandang apakah mereka NU atau Muhammadiyah, semua warga yang wafat akan mendapatkannya," imbuhnya. Termasuk program harian juga adalah partisipasi saat bencana alam dengan menyesuaikan situasi dan kondisi bencana.

Sementara untuk program bulanan di antaranya santunan yatim piatu dan fakir miskin. "Tiap dusun ada tiga penerima, nominal 150 ribu rupiah dengan ketentuan 50 berupa uang dan 100 brupa sembako," jelasnya.

Di samping itu, UPZISNU dalam program ini juga menyepakati program partisipasi kegiatan 4 bulanan NU dengan anggaran 1.500.000. Seperti partisipasi peringatan Isra' Miraj dan halal bihalal (HBH). 

Untuk progam plebaran sayap, UPZISNU menerjemahkannya dengan lebih memaksimalkan upaya-upaya yang bisa mendukung kinerjanya selama ini. Misalkan penambahan kotak infaq (Koin) di tempat-tempat tertentu dan penambahan Koin kaleng di setiap dusun. "Termasuk juga penyebaran kotak infaq di Indomaret dan di Balai Desa," jelasnya.

Disinggung terkait program tahunan, dirinya menjelaskan, UPZISNU sementara waktu memang tidak menyusunnya. "Progam tahunan sementara ditiadakan melihat situasi dan kondisi dalam satu tahun mendatang (yang belum memungkinkan)," ucapnya.

M Setu memaparkan, semua program di atas merupakan hasil rapat koordinasi antara UPZISNU Carangrejo bersama pengurus MWCNU, juga beberapa badan otonom (Banom) NU di desa setempat beberapa waktu lalu. (Syamsul Arifin/Muiz)