::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Jelang Ramadhan Ada Kirab Koin NU di Sidoarjo, Ini Pemanfaatannya

Selasa, 14 Mei 2019 10:00 Pemberdayaan

Bagikan

Jelang Ramadhan Ada Kirab Koin NU di Sidoarjo, Ini Pemanfaatannya
Kala Kirab Koin NU Sidoarjo mendatangi MI.
Jakarta, NU Online
Menjelang bulan Ramadhan beberapa pekan lalu, NU Care-LAZISNU Sidoarjo Jawa Tengah melaksanakan Kirab Koin NU. Dijalankan mulai tanggal 30 Maret sampai 2 Mei 2019, Kirab Koin NU Sidoarjo menjangkau 15 dari 18 MWCNU yang ada di Sidoarjo.

Ketua NU Care-LAZISNU Sidoarjo Dodi Dyauddin mengatakan dari 15 MWC itu titik edar kirab adalah semua sekolah di bawah naungan NU, baik tingkat MI/SD, SMP/MTs sampai SMA sederajat.

"Jumlah total sekolah belum hitung secara persis, tapi hitungan kasar kami sekitar 250 sekolah, lainnya di Jamiyah Kubroan Muslimat NU atau Fatayat NU,” kata Dodi dihubungi dari Jakarta.

Ia mengatakan tujuan Kirab Koin NU menjelang Ramadhan di antaranya untuk mengenalkan kepada seluruh masyarakat khususnya peserta didik di sekolah, guru-guru, wali murid dan warga NU bahwa lembaga donasi resmi dan syari milik NU adalah LAZISNU.

"Mengajak mereka agar donasinya berupa apa saja, baik zakat, infak, sedekah maupun lainnya agar disalurkan melalui LAZISNU. Juga mengajarkan langsung dengan praktik kepada peserta didik di lingkungan NU dalam memberikan infaknya melalui kotak besar yang kami bawa dari kantor PC LAZISNU Sidoarjo, sehingga memberikan pembelajaran langsung kepada mereka, berdonasi ke LAZISNU," papar Dodi.

Kirab Koin NU Sidoarjo menjelang Ramadhan tersebut berhasil mengumpulkan dana sekitar 160 juta rupiah. Dana yang terkumpul, kata Dodi, dimanfaatkan untuk santunan kepada dhuafa, yatim-piatu di masing-masing MWC pada tanggal 17 Ramadahn nanti secara serentak.

"Termasuk untuk daerah bencana yang di Sentani, ada PR kami yaitu sebuah pondok pesantren Al-Ikhlas, namanya di distrik Waibu Desa Doyo Bambar terkena terjangan banjir bandang yang meluluhlantakkan bangunan sekolah TK, MI dan MTs disana, nah sebagian uang itu akan disampaikan ke sana," ujarnya.

Target bantuan untuk Sentani mencapai 50 juta. Jumlah tersebut rencananya tidak hanya dari hasil Kirab Koin NU, namun dari yang lain, seperti penggalangan dana dari infak peserta didik SMPN se-Sidoarjo juga dilakukan.

Dalam bulan Ramadhan ini, bagi Dodi sebagai momentum LAZISNU Sidoarjo untuk terus mengembalikan semangat warga NU terkait donasi harus kembali ke pangkuan NU dalam hal ini LAZISNU. " Karena sampai saat ini masih banyak warga NU yang berdonasi ke lembaga donasi lain," katanya.

Karenanya, zakat yang disalurkan diprioritaskan untuk warga sekitar tempat para muzakki tinggal, atau donasi mereka bermanfaat untuk warga sekitar muzakki. (Kendi Setiawan)