::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

IPNU-IPPNU Jombang Hidupkan Ranting yang Vakum Lewat Turba

Selasa, 14 Mei 2019 12:00 Daerah

Bagikan

IPNU-IPPNU Jombang Hidupkan Ranting yang Vakum Lewat Turba
IPNU-IPPNU Kesamben, Jombang saat gelar turba
Jombang, NU Online
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, Jawa Timur intens turun ke bawah (Turba) keliling satu bulan dua kali. 

Ini dilakukan guna menghidupkan beberapa Pimpinan Ranting (PR) IPNU dan IPPNU yang vakum, juga sekaligus membentuk kepengurusan ranting yang belum terbentuk. Turba keliling terbaru mereka dilakukan di Ranting Kedungbetik, tepatnya di Masjid Ar-Rahmah Dusun Ngemprak, Senin (13/5) malam.

Ketua IPPNU Kesamben, Nuril Asmaul Husna mengatakan, di tahun pertama kepemimpinannya akan merevitalisasi PR yang vakum. Ia memaparkan, dari 14 desa di kesamben baru terbentuk 9 kepengurusan tingkat ranting, itu pun hanya 4 ranting yang diketahui aktif. 

"Empat ranting itu yakni Jombatan, Jatiduwur, Gumulan, dan Pojokkulon dan yang 5 masih vakum," katanya.

Dirinya berupaya secepat mungkin untuk menggerakkan kembali 5 kepengurusan ranting yang vakum itu. Ia mengaku sudah menginstruksikan kepada jajaran pengurus ranting yang bersangkutan agar segera berkoordinasi menyusun kegiatan.

"Kita fokus turba untuk mendahulukan 5 ranting yang vakum itu agar lekas bergerak untuk membuat kegiatan. Setelah itu selesai, kami akan turba untuk membentuk PR baru di 5 ranting yang ada," imbuhnya.

Setelah semua PR terbentuk, ia menargetkan adanya pelantikan secara serentak se-kecamatan di akhir tahun pertama kepemimpinannya. "Jadi kami instruksikan ke PR setelah terbentuk pengurusannya langsung membuat program kerja untuk direalisasikan di masing-masing wilayahnya, tidak harus menunggu pelantikan untuk bergerak mengadakan kegiatan atau membuat program," ucapnya.

Sekretaris PAC IPNU Kesamben, Muhammad Muis Juddin menegaskan, tak berhenti hanya sekedar menggerakkan sekaligus membentuk pimpinan ranting, namun keberadaan pengurus di masing-masing ranting perlu juga dibangun kesolidan, sehingga eksistensi IPNU-IPPNU Kesamben terus terjaga.

"Di tahun Kedua nanti PAC sudah memrogramkan kegiatan rutin sholing (sholawat keliling) ke tiap-tiap ranting guna membangun kesolidan antar pengurus," tuturnya.

Kegiatan itu juga sebagai upaya merekatkan silaturahim antara kepengurusan tingkat kecamatan dengan sejumlah kepengurusan di tingkat desa. (Syamsul Arifin/Muiz)