::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Menjawab Lantunan Adzan Dapat Memperbarui Iman

Selasa, 14 Mei 2019 14:30 Nasional

Bagikan

Menjawab Lantunan Adzan Dapat Memperbarui Iman
Ilustrasi adzan (Hijaz)
Jakarta, NU Online
Adzan tidak hanya berfungsi sebagai panggilan shalat berjamaah, tetapi juga dapat memperbarui iman seseorang setiap harinya. Sebab itu, menurut penegasan Praktisi Tasawuf KH M. Luqman Hakim, umat Islam dianjurkan untuk menjawab adzan dengan cara menirukannya.

“Kenapa kita diwajibkan menirukan adzan setiap mendengar Adzan digemakan di masjid atau musholla dekat Anda? Karena kita memang harus memperbaharui iman kita setiap hari,” ujar Kiai Luqman dikutip NU Online, Selasa (14/5) lewat twittenya.

Dalam kesempatan lain, Pengasuh Pondok Pesantren Raudhatul Muhibbin Caringin, Bogor, Jawa Barat ini menjelaskan ada lima cara atau langkah yang dapat dilakukan seseorang untuk meningkatkan iman.

“Salah satunya ialah Anda harus yakin kepada Allah SWT, bukan pada diri sendiri,” ujar ulama kelahiran Madiun, Jawa Timur ini.

Penulis buku Jalan Hakikat itu menerangkan, rasa kokoh iman yang tak tergoyahkan bisa dapatkan manusia apabila:

1. Anda yakin kepada Allah, bukan pada diri
2. Puas dan cukup kepada Allah bukan makhluk-Nya
3. Husnudzon kepada Allah
4. Ridho dan syukur pada takdir Allah
5. Mencintai Allah dan mencinta yang dicintai-Nya

Kiai Luqman menegaskan, menggantungkan nasib pada situasi dan kondisi, pada fasilitas dan materi, pada khayalan dan impian, bahkan pada alam dengan gejala perubahannya adalah bentuk penyembahan pada nafsu dan berhala-berhalanya. (Fathoni)