::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Puasa, Pelajar Putri NU Brebes Dilatih Menjahit

Rabu, 15 Mei 2019 19:00 Daerah

Bagikan

Puasa, Pelajar Putri NU Brebes Dilatih Menjahit
Latihan ketrampilan menjahit bagi anggota IPPNU Brebes
Brebes, NU Online
Aktivitas ibadah di bulan Ramadhan, banyak macamnya. Selain ibadah tarawih, tadarus, ikut majelis ta'lim, juga tidur. Namun, ketimbang tidur lebih baik berkarya. 

Sebagaimana yang dilakukan para Pelajar Putri NU yang tergabung dalam Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Wanasari Brebes, mengisi puasa dengan kegiatan belajar menjahit. 

“Ada banyak kegiatan positif dan bermanfaat serta bernilai pahala di bulan Ramadhan,” ujar Ketua Pimpinan Cabang (PC) IPPNU Brebes Risqhi Muthiya Sa'adah saat membuka pelatihan menjahit bagi Pelajar Putri NU di Komplek MWC NU Wanasari, Selasa (14/5). 

Muthiya memberi semangat pelajar NU sudah saatnya menjadi contoh di berbagai kegiatan positif, juga yang bernilai ibadah seperti berlatih wirausaha. 

Ketua panitia pelatihan, Wiwi Indriyani menjelaskan, pelatihan ini dilaksanakan selama 7 hari kerja diikuti 20 peserta perwakilan dari Pimpanan Ranting se-Kecamatan Wanasari. "Tujuannya di bulan puasa agar pelajar putri NU tidak bermalas-malasan, lebih baik diisi dengan memulai wirausaha," ujarnya. 

Dia melihat, dalam bulan ramadhan kebanyakan memilih untuk diam di rumah. IPPNU Kecamatan Wanasari Brebes, memandang bahwa selain agenda rutin bulan ramadhan yaitu tadarusan, terawih keliling juga aktif dalam bidang kewirausahaan. 

Ketua PAC IPPNU Wanasari Alif Laila menyambut baik pelatihan yang di laksanakan selama tujuh hari. Diharapkan pelatihan ini menghasilkan kader yang memiliki ketrampilan di bidang menjahit dan mampu mengaplikasikannya. (Wasdiun/Muiz)