::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Rais PWNU NTB: Siapapun yang Jadi Presiden, Kita Sami'na Wa Atha'na

Rabu, 15 Mei 2019 21:30 Nasional

Bagikan

Rais PWNU NTB: Siapapun yang Jadi Presiden, Kita Sami'na Wa Atha'na
Silaturahim Ulama se-NTB
Mataram, NU Online
Rais Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Nusa Tenggara Barat (NTB) TGH Muhammad Turmudzi Badarudin mengatakan, satu pesan penting yang ingin kami sampaikan yakni siapapun yang jadi (presiden terpilih) kita sami'na wa atha'na.

Hal itu disampaikan dihadapan puluhan alim ulama dan akademisi di Provinsi Nusa Tenggara Barat gelar silaturahim dalam rangka meneguhkan Ukhuwah Islamiyyah dan Ukhuwah Wathaniyah di Hotel Lombok Raya, Rabu (15/05) sore di lanjutkan dengan buka bersama.

"Kita sami'na wa atha'na dan tetap jaga persatuan kesatuan dan itulah yang di ridloi oleh Allah SWT. Jangan saling caci maki apalagi sampai saling bunuh di bulan ramadhan," tuturnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan ulama NU, Nahdlatul Wathan (NW), dan Muhammadiyah, serta para rektor PTN/PTS se-Kota Mataram. Acara di awali dengan pembacaan kalam Ilahi kemudian dilanjutkan silaturahim yang dipandu oleh Ketua PWNU NTB TGH Masnun Tahir.  

Masnun menyampaikan bahwa acara ini membahas situasi negara dan kegiatan ini juga menjadi tindak lanjut dari acara multaqo ulama beberapa lalu di Jakarta yang di hadiri oleh Rais PWNU NTB TGH Turmudzi Badarudin. 

Kepala BIN NTB Tarwo kusnarno menyampaikan keberadaan ulama. Dan bersama ulama diharapkan mampu mendinginkan suasa pascapemilu khususnya menjelang penetapan KPU 22 mei 2019 mendatang.

Ia juga menyebutkan, menjelang 22 Mei 2019 masih begitu banyak berita-berita Hoaks. Karena itu dirinya berharap para ulama dan akademisi yang hadir agar menghimbau kepada masyarakat untuk mari kita bersama mencermati dan mengatasi berita hoaks agar tidak menjadi malapetaka bagi negeri ini. 

"Siapapun yang terpilih menjadi presiden maupun  yang terpilih menjadi anggota legislatif dapat bermanfaat bagi negeri untuk bangsa selama 5 tahun mendatang," harapnya. (Hadi/Muiz)