::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Innalillah, Pesantren Jabal Noer Sidoarjo Dilahap Si Jago Merah

Rabu, 15 Mei 2019 22:15 Daerah

Bagikan

Innalillah, Pesantren Jabal Noer Sidoarjo Dilahap Si Jago Merah
Pesantren Jabal Noer saat terbakar.
Sidoarjo, NU Online
Pondok Pesantren Jabal Noer di kawasan Geluran, Kecamatan Taman, Sidoarjo, Jawa Timur, ludes dilahap si jago merah, Rabu (15/5) sore. Api dengan cepat membakar ruang asrama santri di lantai II dan mushalla setempat.

Kejadian ini berawal saat para santri sedang mengaji jelang berbuka puasa, lalu dikejutkan dengan munculnya asap dari salah satu kamar asrama. Tak membutuhkan waktu yang lama, api langsung membesar dan merambat mulai dari ruang asrama santri hingga sebuah mushalla.

Salah seorang pengurus pesantren, Azam mengatakan, awalnya hanya terlihat asap tipis. Setelah sekitar 5 menit, api langsung membesar. Pihaknya dibantu santri dan wargapun berjibaku memadamkan api menggunakan alat seadanya.

“Kita sudah berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, namun tidak mampu. Alhamdulillah 10 menit kemudian pemadam kebakaran dengan cepat datang ke lokasi,” kata Azam.

Meski telah dilakukan usaha pemadaman oleh warga dan santri dengan menggunakan alat seadanya, namun api begitu cepat membakar ruangan karena bahan yang mudah terbakar. Lima unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi untuk menjinakkan api.

Setelah api berhasil dipadamkan, sejumlah santri kemudian mengambil beberapa kitab dan buku, serta barang apa saja yang tidak ikut terbakar.

Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut. Namun insiden kebakaran ini masih dalam proses penyelidikan polsek setempat. Dugaan sementara dikarenakan korsleting listri atau hubungan pendek arus listrik dari salah satu kamar santri.

Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun diperkirakan kerugian dari kejadian ini mencapai ratusan juta rupiah. (Moh Kholidun/Ibnu Nawawi)