::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Yang Diharap Usai Ramadhan adalah Tercapainya Keutamaan

Kamis, 16 Mei 2019 20:15 Daerah

Bagikan

Yang Diharap Usai Ramadhan adalah Tercapainya Keutamaan
Pondok Ramadhan Kilat di MTs YPM 1 Wonoayu Sidoarjo.
Sidoarjo, NU Online
Saat Ramadhan diibaratkan memasuki bazar. Di mana dalam bazar tersebut terdapat sejumlah barang, termasuk makanan seperti minuman. Dari mulai kue, baju, sepatu, mukenah, sarung dan lain sebagainya.

Setiap yang masuk bazar diperbolehkan melihat bahkan membeli barang yang dikehendaki. Tentu harus membawa kantong yang besar agar barang maupun makanan yang dibeli dapat dibawa.

Perumpamaan itu disampaikan salah satu Guru MTs Yayayasan Pendidikan Ma'arif 1 Wonoayu Islamic Billingual School, Hj Tri Wahyuni. Ia memberikan tausiah di hadapan ratusan siswa pada acara Pondok Ramadhan Kilat yang digelar di aula madrasah yang berada di Sidoarjo, Jawa Timur tersebut.

"Hal itu sama, ketika sudah tiba di bulan Ramadhan. Segala amal kebaikan, baik wajib maupun sunnah dikerjakan. Contohnya puasa Ramadhan, tadarus Al-Qur'an, berdzikir, qiyamul lail atau shalat malam, bersedekah dan tidak mengghibah," kata perempuan yang akrab disapa Bu Tri itu, Kamis (16/5).

Menurutnya, puasa tidak sekadar menahan lapar dan haus. Akan tetapi menjaga dan menahan perkataan, supaya tidak mengeluarkan kata-kata kotor, menjaga mata, menjaga hati, menjaga langkah kaki maupun perbuatan. "Jangan sampai melangkah di tempat yang tidak diridhai oleh Allah,” harapnya. 

Di akhir paparan, dirinya berdoa semoga Ramadhan ini bisa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. “Sehingga saat keluar Ramadhan akan mendapatkan keutamaan," tandasnya. (Moh Kholidun/Ibnu Nawawi)