::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Indonesia Butuh Orang Pintar Sekaligus Benar

Jumat, 17 Mei 2019 23:30 Daerah

Bagikan

Indonesia Butuh Orang Pintar Sekaligus Benar
Jember, NU Online 
Ketua Mahasiwa Ahlith  Thoriqoh Annahdliyyah (MATAN) Cabang Jember, Jawa Timur, Nurul Ghufron menegaskan pentingnya peningkatkan ghirah dalam mempelajari agama di semua level sekolah. Al-Quran dan Hadits Nabi yang merupakan sumber primer dari segala ilmu pengetahuan harus menjadi ruh dalam proses pendidikan. Tanpa ruh itu, maka proses pendidikan hanya akan menghasilkan orang pintar.

“Kalau kita cari orang pintar di Indonesia, banyak. Tapi orang pintar belum tentu benar. Ini yang sulit,” tuturnya saat melantik Pengurus Matan Komisariat IAIN Jember di Kampus setempat, Jumat (17/5).

Dekan Fakultas Hukum Universitas Jember itu berharap agar kehadiran MATAN di Jember dapat memberikan kontribusi dalam menciptakan sosok atau insan-insan yang pintar sekaligus benar. Dengan demikian, maka Indonesia kedepan bisa terhindar dari keterpurukan.

“Itu harapan kita semua di tengah merebaknya persoalan bangsa yang semakin kompleks,” lanjutnya di hadapan 120-an mahasiswa.

Sementara itu, Ketua MATAN  Komisariat IAIN Jember, Zikal Okta Syahtria menyatakan bahwa kehadiran MATAN di IAIN Jember adalah untuk mewadahi keinginan-keinginan mahasiswa dalam memajukan bangsa berlandaskan akhlaq yang mulya.

“Kami hadir juga untuk bersinergi dengan organisasi lain, bukan untuk bersaing,” jelasnya. 

Pelantikan tersebut dilanjutkan dengan seminar yang menghadirkan pembicara antara lain KH Ahmad Nafi’ dan Ustadz Fathurrozi. (Aryudi AR).