::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Peduli Kesehatan Warga, Banser Surabaya Gelar Pengobatan Gratis

Sabtu, 18 Mei 2019 07:00 Daerah

Bagikan

Peduli Kesehatan Warga, Banser  Surabaya Gelar Pengobatan Gratis
Banser Surabaya gelar pengobatan gratis di masjid
Surabaya, NU Online
Sebagai wujud kepedulian atas kesehatan masyarakat yang ada di Surabaya, Jawa Timur, Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Satuan Kordinasi Cabang (Satkorcab) Kota Surabaya menggelar kegiatan bakti sosial pada Kamis (16/5) malam.

Kegiatan yang menerjunkan satuan khusus Banser yang menangani bidang kesehatan, Banser Husada (Basada) ini diadakan di Masjid Al-Ihsan Sutorejo Mulyorejo, Kota Surabaya, seusai pelaksanaan Shalat Tarawih yang diadakan di masjid itu.

Menurut Ketua Takmir Masjid Al-Ihsan, H Ah Zaini Ilyas, kegiatan ini merupakan kerjasama antara pihak takmir masjid dengan Satkorcab Banser Kota Surabaya sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat.

“Kegiatan ini diadakan sebagai wujud kepedulian Banser terhadap kesehatan warga. Selama ini kita hanya melihat bahwa yang melakukan bakti sosial kesehatan adalah selain dari kalangan nahdliyin, tapi ternyata dari nahdliyin sendiri juga ada,” jelasnya.

Dikatakan, kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa  Ansor dan Banser bukan hanya sebagai penjaga gereja dan tanggap bencana saja, tapi juga bisa sebagai pelayan masyarakat dalam bidang kesehatan. “Yang terlibat dalam kegiatan ini dari petugas kesehatan sebanyak empat orang dan teman-teman Banser sebanyak lima orang. Alhamdulillah berhasil memeriksa hampir 50 jamaah,” bebernya.

Atas terselenggaranya kegiatan ini, masyarakat di sekitar masjid memberikan respons yang cukup baik. Sebab selama ini saat ingin melakukan cek kesehatan harus mengeluarkan biaya. “Respons masyarakat cukup bagus, karena selama ini saat mereka ingin melakukan cek kesehatan harus pergi ke Puskesmas atau apotik dan mereka perlu mengeluarkan biaya untuk itu,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan semacam ini bisa berjalan secara berkala, sehingga para jamaah masjid bisa mengetahui perkembangan kesehatannya.

“Harapan kami, kegiatan ini bisa dilakukan secara periodik di masjid ini, sehingga jamaah dapat mengetahui perkembangan kesehatannya. Karena bukan hanya sekedar cek tekanan darah, tapi juga cek gula darah, asam urat serta kolestrol. Setelah itu juga diberi obat secara gratis,” tukasnya. (Hanan/Muiz)