::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Nyai Sinta Nuriyah Ajak Doakan Indonesia Tetap Damai

Senin, 20 Mei 2019 05:30 Nasional

Bagikan

Nyai Sinta Nuriyah Ajak Doakan Indonesia Tetap Damai
Nyai Hj Sinta Nuriyah di Solo, Jateng
Solo, NU Online
Istri Presiden Keempat RI KH Abdurrahman Wahid, Nyai Hj Sinta Nuriyah Wahid mengajak kepada semua pihak, untuk terus berdoa dan berusaha agar tercipta suasana sejuk dan damai dalam persatuan di negara Indonesia.

"Kita berdoa bersama agar semua tetap aman kondusif tidak ada apa-apa. Sampai selesai Pemilu tidak ada apa-apa. Tapi kalau terjadi apa-apa, marilah kita bentengi diri kita. Ajak seluruh anak bangsa indonesia untuk bergandengan tangan menciptakan kedamaian di negara Indonesia," tutur Ibu Sinta saat menghadiri buka bersama di Pondok Pesantren Al Muayyad Mangkuyudan, Kota Solo, Jateng, Ahad (19/5).

Dalam kegiatan yang bertema "Dengan Berpuasa Kita Padamkan Kobaran Api Kebencian dan Hoaks" itu, ia juga menghimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh dengan isu-isu atau berita yang belum tentu kebenarannya.

"Semua harus diterima dengan tenang, jangan terpancing emosinya," kata dia.

Kegiatan buka puasa bersama yang diisi dengan dialog ini, merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan Nyai Sinta sejak 20 tahun yang lalu. Sebelum pelaksanaan di Kota Solo, beberapa hari sebelumnya ia juga sudah berkeliling di wilayah Jabodetabek, sebagian daerah Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Pada penyelenggaraan di Kota Solo kali ini, turut dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya pengasuh Pesantren Al Muayyad Mangkuyudan KH A Rozaq Shofawi, Wakil Rais Syuriyah PWNU Jateng KH Dian Nafi', Wakil Walikota Surakarta Ahmad Purnomo, dan sejumlah perwakilan tokoh masyarakat dan lintas agama. (Ajie Najmuddin/Muiz