::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Kiai Said Ingatkan Negara Perhatikan Hak Penyandang Disabilitas

Kamis, 23 Mei 2019 18:15 Nasional

Bagikan

Kiai Said Ingatkan Negara Perhatikan Hak Penyandang Disabilitas
KH Said Aqil Siroj (tengah)
Jakarta, NU Online
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menyatakan, pemerintah berkewajiban melindungi semua warganya dengan memberikan pangan, sandang, tempat tinggal, pengobatan, dan biaya kesehatannya.

"Jadi yang pertama kali wajib memperhatikan rakyat Muslim atau non-Muslim adalah negara," kata Kiai Said saat menghadiri Forum Group Discussion (FGD) bertajuk ‘Mengarusutamakan Pelayanan Keagamaan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas’ di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Kamis (23/5). 

Kiai Said berharap, kepedulian terhadap penyandang disabilitas tidak hanya terkait akses kemudahan dalam beribadah di masjid, tetapi juga menyangkut hak sosialnya. Ia mengutip hadits yang berisi kecaman Rasulullah terhadap umat Islam yang tidak peduli terhadap nasib saudara seiman.

من لا يهتم بأمر المسلمين فليس منهم

"Artinya barangsiapa yang tidak peduli urusan kaum Muslimin, Maka dia bukan golonganku," kata Kiai Said.

“Ini hak sosialnya (harus diperhatikan), kehidupan di tengah-tengah masyarakat, bukan hanya shalat, bukan hanya ke masjid, tapi juga kesehariannya apa yang dibutuhkan apa yang dikeluhkan apa kekurangannya masyarakat sekitar terutama negara harus menyiapkan dengan secukupnya," lanjutnya.

Menurut Kiai Said, sebagai warga negara penyandang disabilitas tidak ada bedanya dengan warga negara lainnya. Mereka juga mempunyai harga diri, eksistensi, agama, kemanusiaan, dan hak politik, dan hak-hak lainnya. 

"(Semoga) Bakat yang terpendam, kecerdasan yang terpendam bisa disalurkan (penyandang disabilitas)," ucapnya.

Hadir pad FGD ini Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, Ketua PBNU Imam Aziz, Wasekjen PBNU Ulil Abshar Hadrawi, Wakil Lakpesdam PBNU Marzuki Wahid, Direktorat Bimas Islam Muhammadiyah Amin, Sekretaris LBM PBNU Sarmidi Husna, dan PSLD Universitas Brawijaya Slamet Amex Tohari.

Hadir juga perwakilan dari organisasi masyarakat sipil mitra seperti Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia, Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia, Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia, dan Persatuan Tunanetra Indonesia. (Husni Sahal/Muchlishon)