::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

50 Juta Rupiah dari LAZISNU Pringsewu untuk Guru Ngaji Jelang Lebaran

Jumat, 24 Mei 2019 12:00 Daerah

Bagikan

50 Juta Rupiah dari LAZISNU Pringsewu untuk Guru Ngaji Jelang Lebaran
Pengurus LAZISNU Pringsewu
Pringsewu, NU Online
Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Pringsewu, Lampung menyalurkan bantuan untuk para guru ngaji di Kecamatan Pringsewu. Sebanyak 250 guru ngaji dari 8 desa dan kelurahan akan mendapatkan bantuan dengan total uang sebesar 50 juta rupiah.

Ketua LAZISNU Pringsewu Khairuddin menjelaskan, bantuan tersebut merupakan program jangka pendek pada semester satu dan akan disalurkan di tiga titik lokasi.

"LAZISNU Pringsewu memberikan bantuan sebanyak dua kali dalam setahun kepada para guru ngaji di Kecamatan Pringsewu. Di semester awal ini kita berikan jelang lebaran pada masa 10 hari akhir bulan Ramadhan," terang pria yang akrab disapa Heru kepada NU Online, Jum'at (24/5).

Realisasi bantuan yang berasal dari sedekah Kotak Koin Pondasi Akhirat tersebut akan dilakukan di tiga zona. Zona pertama dilaksanakan di Masjid Nurrohmat Fajaresuk yang meliputi tiga desa yakni Pringsewu Barat, Fajar Agung Induk, dan Fajaresuk.

Zona kedua dilaksanakan di Masjid Sobari Pringsewu Selatan yang meliputi dua kelurahan yakni Pringsewu Selatan dan Pringsewu Utara. Zona ketiga dilaksanakan di Masjid Takwa Rejosari yang meliputi tiga desa yakni Podomoro, Podosari. dan Rejosari.

"Kegiatan ini dilaksanakan mulai 29-31 Mei 2019 mendatang bekerjasama dengan BMT NU Pringsewu," jelas Heru.

Heru menambahkan, para guru ngaji yang diberi bantuan ini berdasarkan beberapa kriteria seperti bukan guru privat, memiliki lembaga pendidikan seperti taman pendidikan al-qur'an (TPQ) atau majelis taklim, dan tidak harus memiliki kotak koin pondasi akhirat.

"Kita bantu para guru ngaji tidak berdasar jumlah tempat yang bersangkutan mengajar. Nominal bantuan sama untuk guru ngaji yang ngajar di satu tempat dengan yang lebih dari satu tempat," terangnya.

Bantuan ini lanjut Heru merupakan bentuk apresiasi LAZISNU Pringsewu kepada guru ngaji yang telah ikhlas tanpa digaji mendidik para generasi muslim dengan berbagai ilmu agama. Dengan bantuan yang disalurkan di bulan Ramadhan ini, diharapkan mampu mendatangkan keberkahan tersendiri.

Selain bantuan kepada guru ngaji, LAZISNU Pringsewu juga sudah merealisasikan bantuan kepada lebih dari 700 anak yatim piatu. Bantuan tersebut sudah disalurkan beberapa waktu lalu bersamaan dengan peringatan Harlah NU ke-96 versi hijriyah di Gedung NU Pringsewu. (Muhammad Faizin)