::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Mengenalkan Islam Rahmatan lil Alamin Lewat Tarawih Keliling

Selasa, 28 Mei 2019 02:00 Daerah

Bagikan

Mengenalkan Islam Rahmatan lil Alamin Lewat Tarawih Keliling
Tarling di kawasan Sekadau, Kalimantan Barat.
Sekadau, NU Online
Tarawih keliling atau Tarling menjadi program Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat selama Ramadhan. Pada momen tesebut juga dikenalkan Islam rahmatan lil alamin kepada jamaah. 

"Dilaksanakanya kegiatan Tarling untuk mempererat hubungan antarkader di berbagai kecamatan di Kabupaten Sekadau dan juga untuk mengenalkan Islam moderat yang rahmatan lil alamin,” kata MA Sidiq, Senin (27/5).

Di samping itu, lewat Tarling akan diketahui dan menyadarkan banyak kalangan akan keragaman yang ada di berbagai daerah. “Tarawih keliling ini menunjukkan kepada kita adanya khazanah keislaman dalam ibadah tarawih di setiap tempat berbeda,” ungkap Ketua PC GP Ansor Sekadau tersebut.

Setelah dilaksanakannya shalat tarawih berjamaah, acara dilanjutkan dengan pemberian mauidlah hasanah oleh Ketua Majlis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor Kabupaten Sekadau yaitu Ustadz Bagus Fitrianto.

Saat mengisi mauhidlah di Masjid Syekh Abdul Qodir SP2 Maboh Permai Belitang, Ustadz Bagus mengatakan betapa Islam rahmatan lil alamin demikian menjadi rujukan.

"Sekarang Islam di Indonesia merupakan rujukan dan contoh bagi Islam di berbagai negara Barat dan Timur Tengah,” jelasnya.

Hal tersebut terjadi lantaran Islam di Indonesia disebar oleh para wali dan ulama dengan menggunakan jalan damai dan pendekatan kebudayaan. “Untuk itu kita harus menjunjung tinggi nilai toleran untuk mewujudkan Islam yang rahmatan lil 'alamin di Kalimantan Barat, khususnya Kabupaten Sekadau,” pesannya. (Ibnu Nawawi)