::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Lewat Youtube, Rais Syuriyah PCNU Jember Doakan Sidang MK Damai

Kamis, 13 Juni 2019 13:00 Daerah

Bagikan

Lewat Youtube, Rais Syuriyah PCNU Jember Doakan Sidang MK Damai

Jember, NU Online   
Keriuhan drama politik  usai Pilpres 2019, belum berakhir. Setelah pergelaran unjukrasa yang cukup mencekam di Bawaslu beberapa waktu lalu, kini muncul kekhawatiran terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan  menjelang digelarnya sidang MK terkait gugatan hasil Pilpres 2019.

Berbagai harapan dan imbauan muncul agar sidang MK tersebut berjalan damai dan aman. Salah satunya disampaikan oleh Rais Syuriyah PCNU Jember, Jawa Timur, KH Muhyiddin Abdusshomad. Secara khusus ia menyampaikan imbauan lewat youtube dalam bentuk video.

Video berjudul Himbauan Terkait Sidang MK Pilpres 2019, KH Muhyiddin Abdusshomad  tersebut beredar luas sejak Rabu (12/6) di sejumah grup WhatShapp. Dalam video berdurasi 1.17 detik itu, Kiai Muhyid tampak duduk di kursi, berpakaian serba putih dengan  serban warna hijau tertempel di atas bahu kanannya.

Kiai Muhyid dalam pesannya yang mengatasnamakan Rais Syuriyah PCNU Jember itu mengimbau kepada segenap lapisan masyarakat,  khususnya umat Islam untuk senantiasa menjaga keamanan,  kedamain, dan ketenteraman,  khususnya terkait dengan digelarnya sidang MK, baik sebelum, saat bahkan sesudahnya.

“Mari kita jaga keamanan, kedamaian, dan ketenteraman. Kita  wujudkan dalam kehidupan nyata doa kita saat kita shalat, asslaamu ‘alaina wa ‘ala ibadillahis sholihin. Ya  Allah, semoga keselamatan, kedamaian dan ketenteraman senantiasa  diberikan kepada kami dan saudara-saudara kami yang baik (shalih),” ujarnya.

Menurut Kiai Muhyid, mewujudkan keamanan dan kedamaian dalam kehidupan nyata  merupakan tanggung  jawab segenap anak bangsa, muslimin dan muslimah.

“Kita jaga NKRI demi masa depan anak cucu kita,” pungkasnya.

Dikonfirmasi terpisah, putera Kiai Miuhyid, Gus Robith Qashidi menyatakan bahwa imbauan yang disampaikan sang ayah, merupakan bentuk kepeduliannya  terhadap kedamaian Indonesia, lebih-lebih dalam momentum sidang MK tersebut. Bagi Kiai Muhyid, katanya, keamanan, kedamaian dan suksesnya sidang MK adalah pertaruhan bangsa Indonesia. Karena itu, Kiai Muhyid  merasa tidak cukup hanya menyelipkan imbuan damai lewat pengajian dan sebagainya.

“Lewat media sosial  imbauan juga penting karena daya jangkau pengikutnya  juga luas,” ucapnya kepada NU Online di kediamannya, Jember, Rabu (12/6) malam. (Aryudi AR).