::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Rekonsiliasi Total Dinilai Penting untuk Merekatkan Kembali Persaudaraan Anak Bangsa

Ahad, 16 Juni 2019 13:00 Daerah

Bagikan

Rekonsiliasi Total Dinilai Penting untuk Merekatkan Kembali Persaudaraan Anak Bangsa
Ketua Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Banten, Ahmad Nuri
Jakarta, NU Online
Ketua Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Banten, Ahmad Nuri, menyerukan rekonsiliasi total pascapemilu 2019. Menurutnya, sudah saatnya masyarakat kembali bersatu membangun negeri tanpa ada kebencian yang menggurita.
 
Ia mengungkapkan, jika ada kelompok yang merusak tatanan demokrasi dengan memperkeruh suasana kebangsaan, Ansor Banten akan istikomah membela politik kebangsaan dengan terus mengajak kelompok tersebut untuk berdiskusi mencari solusi terbaik.
 
“Proses demokrasi ini adalah kesepakatan kolektif negara bangsa sebagai sisi pemerintahan dalam kepemimpinan demokrasi. Ini kesepakatan, dan demokrasi hasilnya ada menang dan kalah dalam hal apapun, itu keniscayaan,” kata Nuri saat dihubungi NU Online di Jakarta, Ahad (16/6).
 
Nuri menilai sudah saatnya bangsa Indonesia menghentikan gerakan yang mengarah kepada destruktif karena sangat bertentangan dengan nilai-nilai peradaban Indonesia. Bukan warga biasa saja, tokoh yang dinilai menjadi panutan oleh masyarakat harusnya menerima dinamika nasional secara baik dan sehat.

Menurut aktivis Banten ini, tokoh yang memiliki banyak pengikut harus mau menyerukan imbauan bahwa proses demokrasi sudah selesai. Ajakan dan imbauan tersebut juga harus dibarengi dengan sikap tidak memprovokasi apalagi menakut-nakuti rakyat.

Ia optimis semua persoalan bangsa bisa diselesaikan dengan santun, dan tidak harus melakukan gerakan-gerakan yang mengarah kepada perpecahan. Selama ini, kata Nuri, Ansor Banten kerap menemui kelompok masyarakat yang diisukan mengajak untuk tidak menerima hasil proses demokrasi di masyakat.
 
Namun, ajakan Ansor itu belum membuahkan hasil yang maksimal sebab masih ada sebagian dari kelompok masyarakat yang masih menyerukan mengikuti gerakan yang mengarah kepada perbuatan melawan hukum.   
 
“Rekonsiliasi dengan lebih baik yang mewakili dari kepentingan-kepentingan kita,” ujarnya. (Abdul Rahman Ahdori/Zunus)