::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Usai Ramadhan, Jaga Disiplin dan Hubungan Baik dengan Sesama

Rabu, 19 Juni 2019 10:00 Daerah

Bagikan

Usai Ramadhan, Jaga Disiplin dan Hubungan Baik dengan Sesama

Mataram, NU Online
Manusia dituntut untuk menghargai sesamanya, bahkan juga terhadap makhluk lain di luar manusia. Itulah ekspresi ajaran Islam rahmaal li’alamin.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bendahara PWNU Nusa Tenggara  Barat (NTB), Agus Mulyadi saat memberikan tausiyah dalam acara Halal Bi Balal Detasemen Kesehatan Wilayah  dan Rumah Sakit AD Wirabakti Kota Mataram di aula rumah sakit tersebut, Selasa, (18/06)

Menurutnya, Adam dan Hawa diturunkan tanpa manusia lain, namun Allah swt melengkapinya dengan seperangkat ‘alat’ untuk menunjang kehidupannya, misalnya air, udara, api, binatang, gunung, serta tumbuh-tumbuhan. Dengan demikian, maka diharapkan terjadi ‘komunikasi’  yang inten antara Adam-Hawa dan lingkungan sekitarnya sehingga terjadi hubungan yang sangat baik.

"Itu isyarat bahwa mereka tunduk kepada manusia (Adam-Hawa). Tapi sebaliknya, manusia juga tidak boleh semena-mena dalam memperlakukan mereka, termasuk kepada binatang,” jelasnya.

Ketua Pengurus Himpunan Pengusaha Nahdiyin (HPN) Provinsi NTB itu menambahkan, bahwa pentingnya manusia menghargai  sesama dan makhluk lain sebagai perwujudan Islam rahamtal lil’alamin, yakni Islam menebar rahmat bagi segenap isi alam bahkan alam itu sendiri.

"Salah satu wujud rahmatal lil’alamin itu adalah membina hubungan dengan baik kepada semuanya, terlebih sesama manusia" pintanya.

Di tempat yang sama, Kepala Rumah Sakit Wirabakti,  Soleh dalam sambutannya berharap kepada segenap dokter dan karyawan untuk tetap menjaga kedisiplinan. Sebab, disiplin merupakan salah satu nilai yang diperoleh selama puasa Ramadhan. Hal itu misalnya tercermin waktu imsak, buka puasa dan sebagainya.

Selain itu, katanya,  nilai penting lain yang didapat dari puasa Ramadhan adalah menjaga hubungan baik dengan  sesama, terutama tetangga. Ini terbukti dari dilarangnya orang yang berpuasa meluapkan  marah dan menggunjing orang lain, yang itu bisa menggerus pahala puasanya.

"Selama Ramadhan kita berpuasa itu adalah merupakan ajaran dan ajakan tentang kedisiplinan  serta menjaga keharmonisan dan hubungan yang baik sesama manusia," pungkasnya (Hadi/Aryudi AR).