::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

NU Care Kumpulkan 12 Miliar untuk Bantu TKI yang Divonis Hukuman Mati

Rabu, 26 Juni 2019 07:00 Internasional

Bagikan

NU Care Kumpulkan 12 Miliar untuk Bantu TKI yang Divonis Hukuman Mati
Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj menunjukkan simbolis bantuan untuk TKI Eti, Senin (24/6)
Jakarta, NU Online
Pada kegiatan Halal bi Halal PBNU, yang digelar pada Senin (24/06) malam dilangsungkan pula penyerahan hasil dari penghimpunan dana program NU Peduli TKI, yakni untuk membantu Eti binti Toyib seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Majalengka. Eti divonis hukuman mati di Arab Saudi.

Adapun penghimpunan dana secara simbolis diserahkan oleh Ketua NU Care-LAZISNU, Achmad Sudrajat kepada Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj dan disaksikan oleh sejumlah kiai dan menteri yang hadir pada acara Halal bi Halal tersebut.

Achmad Sudrajat melaporkan bahwa penghimpunan dana yang berhasil dikumpulkan sampai saat ini senilai Rp12.454.900.000 (Duabelas miliar empat ratus lima puluh empat juta sembilan ratus ribu rupiah).

"Alhamdulillah, donasi dari Nahdliyin ini terkumpul lebih dari 12 miliar. Dan masih kurang sekitar delapan miliar, karena target untuk menebus diyat (kompensasi) Saudara Eti totalnya 20 miliar," tutur Ajat, biasa disapa.

Diketahui, Eti terjerat kasus hukum di Arab Saudi yang sebelumnya divonis hukuman mati, berpeluang bebas dari ancaman itu jika membayar diyat sebesar Rp20 miliar kepada keluarga ahli waris korban.

Ajat berharap, PBNU dan masyarakat umum dapat membantu Eti untuk terbebas dari vonis hukuman mati. "Semoga kita, PBNU dan masyarakat umum dapat membebaskan Eti dari hukuman mati. Amin," ujarnya.

Halal bi Halal dihadiri sejumlah menteri seperti Mendes Eko Putro Sandjojo, Menristekdikti Mohamad Nasir, Menaker Hanif Dhakiri, Mustasyar PBNU KH Ma’ruf Amin, Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Waketum PBNU Maksum Machfoedz, Ketua PBNU M Nuh, Bendahara Umum PBNU H Bina Suhendra, serta pengurus Banom dan lembaga NU lainnya. (Wahyu Noerhadi/Kendi Setiawan)