::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Baanar Pekalongan Kenalkan Bahaya Narkoba kepada Pengguna Jalan

Kamis, 27 Juni 2019 12:00 Daerah

Bagikan

Baanar Pekalongan Kenalkan Bahaya Narkoba kepada Pengguna Jalan
Pekalongan, NU Online
Peredaran narkotika dan obat/bahan berbahaya atau Narkoba telah demikian memprihatinkan. Tidak semata menyerang kalangan berumur, bahkan tidak sedikit pemuda hingga pelajar yang turut menjadi korban.

Karenanya Badan Ansor Anti Narkoba atau Baanar Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah menggelar Campaign on the Road di kawasan Tugu 0 KM dan Taman Dadi, Kajen, Pekalongan. 

“Kegiatan ini juga dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional atau Hani setiap 26 Juni,” kata Syaikhul Alim, Rabu (26/6).

Menurut Kepala Baanar Kabupaten Pekalongan ini, kegiatan bertujuan untuk mengkampanyekan bahaya narkoba kepada masyarakat luas. “Sekaligus mengenalkan keberadaan Baanar sebagai salah satu komunitas pegiat anti narkoba kepada khalayak,” ungkapnya. 

Lebih lanjut Syaikhul Alim menjelaskan bahwa kejahatan narkoba sebagai kejahatan luar biasa atau extraordinary crime. “Maka penanganannya tidak bisa diserahkan hanya kepada pihak berwajib tetapi harus melibatkan segenap komponen masyarakat,” terangnya. 

Disampaikannya, perlu upaya serius dan terus menerus untuk membangun kesadaran kolektif dari seluruh komponen masyarakat. “Hal itu agar mereka mau terlibat dalam pencegahan penyalahgunaan Narkoba. Minimal membentengi diri dan keluarganya," ujarnya. 

Syaikhul Alim menambahkan Baanar yang merupakan badan otonom di bawah Gerakan Pemuda (GP) Ansor memiliki kepedulian untuk memberikan sumbangsih demi mengatasi bahaya Narkoba. “Mengingat saat ini Indonesia sudah berada pada level darurat Narkoba di mana hampir tidak ada profesi dan kategori usia yang terbebas dari jerat Narkoba,” ujarnya. 

Dalam rangka peringatan Hani ini Baanar Kabupaten Pekalongan melaksanakan serangkaian kegiatan. “Antara lain campaign on the road, pemasangan spanduk dan penyebaran sticker dan selebaran, serta sosialisasi bahaya narkoba di beberapa sekolah/dan madrasah,” jelasnya.

Segala upaya tersebut ternyata mendapatkan apresiasi dari sejumlah kalangan. Kala di jalanan umpamanya, tidak sedikit yang menanyakan apa itu Narkoba dan jenis-jenisnya. 

“Kendati hanya sejenak, para pengendara tidak sedikit yang bertanya seputar Narkoba ini. Juga ciri mereka yang terindikasi menggunakan bahan berbahaya tersebut,” katanya. (Alim Mustofa/Ibnu Nawawi)