::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

IPNU Nganjuk Sebut Kaderisasi Ruh Organisasi

Kamis, 27 Juni 2019 20:00 Daerah

Bagikan

IPNU Nganjuk Sebut Kaderisasi Ruh Organisasi
Kegiatan Dikpel IPNU-IPPNU Ngronggot, Nganjuk
Nganjuk, NU Online
Ketua Pimpinan Cabang (PC) IPNU Nganjuk, Syafi'i Sulaiman mengatakan, kaderisasi adalah ruh dari organisasi. Oleh karena itu, kaderisasi harus digencarkan.

"Kaderisasi harus digalakkan, karena kaderisasi adalah ruh dari organisasi," katanya saat pada pembukaan Pendidikan dan Pelatihan (Dikpel) Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU)- Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Ngronggot, Nganjuk, Jawa Timur, Selasa (25/6).

Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Dikpel) tersebut digelar selama tiga hari berturut-turut dari Selasa-Kamis, (25-27/6) di Madrasah Aliyah Al-Khidmah Ngronggot Nganjuk.

Menurutnya, alumni Dikpel harus mampu mengawal setiap kegiatan pengkaderan yang akan diagendakan di daerah masing-masing, khususnya jenjang kaderisasi awal, yakni Masa Kesetiaan Anggota (Makesta). "Dan yang paling penting, setiap alumni Dikpel yang akan menjadi pelatih Makesta harus mampu melakukan tiga hal, yaitu transfer of skill, transfer of value, dan tranfer of knowledge," lanjut mahasiswa IAIN Kediri tersebut.

Wakil Ketua I PAC IPNU Kecamatan Ngronggot Fathul Amin mengatakan bahwa Dikpel ini diselenggarakan rutin setiap dua tahun sekali guna untuk mencari generasi-generasi baru untuk masa depan organisasi. 

"Sebanyak 28 peserta Dikpel ini adalah kader yang terpilih untuk menjadi Tim Kaderisasi PAC. Setelah Dikpel ini selesai, di pundak merekalah harapan untuk masa depan PAC berada," ujar pelajar yang akrab disapa Amin tersebut.

Dikatakan, selama tiga hari pelaksanaan Dikpel, ada 5 materi pokok yang telah didapatkan peserta, meliputi Falsafah Pelatihan,  Manajemen Pelatihan, Psikologi Pelatihan, Teknik Kepanitiaan, dan  Game Training atau Ice Breaking. "Masing-masing materi mendapat durasi selama 90 menit. Kelima materi tersebut diharapkan mampu menjadi bekal untuk menjadi pelatih dalam kegiatan Makesta bulan depan," paparnya.

Syafi'i berharap peserta sungguh-sungguh untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan ini. Pasalnya, dari sinilah awal muncul kader-kader IPNU-IPPNU yang berkualitas dilahirkan. "IPNU-IPPNU merupakan tempat pengkaderan awal bagi generasi penerus Nahdlatul Ulama, maka bersungguh-sungguhlah," pungkasnya.

Hadir dalam pembukaan Dikpel, Ketua Pengurus MWCNU Ngronggot H Muhib, Ketua Muslimat NU Ngronggot Siti Qomariyah, dan banom-banom NU yang lain beserta alumni IPNU-IPPNU Kecamatan Ngronggot.(Syarif D/Muiz)