::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Tantangan kian Beragam, LDNU Jombang Kuatkan Kaderisasi IT

Rabu, 10 Juli 2019 22:00 Daerah

Bagikan

Tantangan kian Beragam, LDNU Jombang Kuatkan Kaderisasi IT
LDNU Mojoagung Jombang Kuatkan kaderisasi di IT
Jombang, NU Online
Lahan dakwah kian mudah dan luas, ini lantaran perkembangan teknologi informasi yang memicu terhadap semakin mudah dan luasnya lahan dakwah tersebut. Meski demikian, kondisi ini pula sebetulnya menjadi tantangan tersendiri bagi para pendakwah, terlebih dai yang berlatar belakang Nahdlatul Ulama (NU).

"Kondisi yang demikian itu juga satu sisi menuntut para dai harus ikut berpartisipasi dalam perkembangan teknologi, tidak hanya melihat dan terbuai dengan perkembangan teknologi yang sudah melahirkan beragam alat canggih itu. Namun para dai harus melebur langsung dalam perkembangan itu sendiri," ujar Ketua LDNU Mojoagung Jombang H Rojikin.

Persoalan ini mengemuka dalam diskusi Pengurus Lemabaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Sayap NU dalam bidang dakwah ini menilai betapa pentingnya para dai NU juga memanfaatkan media sosial yang ada seperti saat ini. 

"Berdakwah sudah tidak lagi hanya melalui forum formal tatap muka seperti pada umumnya, namun juga bisa mengoptimalkan media sosial sebagai lahan dakwah," ujarnya, Rabu (10/7).

"Masyarakat saat ini, hampir semuanya sudah memanfaatkan media sosial. Ini juga kesempatan bagi para dai NU untuk melakukan dakwah di media sosial itu," imbuhnya.  

Di kepengurusan LDNU Mojoagung sendiri diakuinya sudah mulai merambah memanfaatkan media sosial. LDNU juga sudah melakukan kaderisasi dakwah digital atau informasi dan teknologi (IT). Diharapkan mereka yang sudah berkompeten dalam dakwah digital mampu mewarnai media sosial dengan ajaran-ajaran Islam yang rahmatan lil alamin.

"LDNU di tingkat MWC ini harus menjawab persoalan yang signifikan, termasuk di media sosial. Selain juga dibutuhkan kaderisasi juga penguatan sarana untuk bisa bergerak pada bidang tersebut," jelasnya.

Ia menegaskan, saat ini dakwah di dunia digital masih kurang masif di tubuh NU. Untuk itu, kaderisasi dakwah digital yang masif pula adalah kunci mengejar ketertinggalan.

"Era sudah berkembang pesat, semua serba instan dan dikonsumsi menjadi bahan untuk pengetahuan masyarakat dengan berkembangnya teknologi. Maka, perlu menguatkan peran dari kaderisasi pada basis IT," ucapnya.

Penegasan yang sama juga disampaikan salah seorang Pengurus LDNU Mojoagung, Amin Al-Akbar. Menurut dia media sosial sekarang ini memang menjadi wadah yang simpel dan efektif dalam melakukan dakwah. 

"Sebagai santri harus melek teknologi. Bisa membuat pengajian virtual, sekaligus Pengurus LDNU agar turut mengasah kreatifitasnya untuk bisa mengemas agenda spiritual ini bisa dinikmati khalayak umum melalui media sosial," ungkapnya.

Ia mengaku dalam waktu belum lama ini, LDNU Mojoagung sudah membentuk tim khusus yang membidangi IT, sekaligus menjaring para kreator-kreator lain untuk ikut sinergi dalam mengawal basis IT di tingkat MWCNU dan dari sejumlah badan otonom (Banom) NU. (Syamsul Arifin/Muiz