::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

IPNU-IPPNU Kota Surabaya Tindaklanjuti Pendirian Pimpinan Komisariat

Kamis, 11 Juli 2019 07:30 Daerah

Bagikan

IPNU-IPPNU Kota Surabaya Tindaklanjuti Pendirian Pimpinan Komisariat
Surabaya, NU Online 
Ketua Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdhatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kota Surabaya segera menemui Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama setempat. Hal tersebut demi menindaklanjuti instruksi bagi pendirian Pimpinan Komisariat . (PK) IPNU dan IPPNU di seluruh lembaga pendidikan formal di bawah naungan LP Ma’arif NU.

“Kami sepakat untuk bersama menemui PC  LP Ma'arif Nahdlatul Ulama Kota Surabaya. Hal tersebut dengan maksud berkordinasi mengenai pendirian Pimpinan Komisariat  untuk menggantikan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) di sejumlah sekolah yang berada di bawah naungan LP Ma'arif NU,” kata Abdul A’la Maududi, Rabu (10/7).

Sebagaimana diketahui bahwa Pengurus Wilayah (PW) IPNU-IPPNU Jawa Timur telah mengeluarkan instruksi yakni perubahan nama OSIS menjadi PK IPNU dan IPPNU.

Abul A'la Al-Maududi selaku Ketua PC IPNU Kota Surabaya mengatakan bahwasanya momen seperti ini sangat ditunggu. “Karena sejak awal mengabdi antara IPNU, IPPNU dan LP Ma'arif NU bersama-sama menghijaukan sekolah,  khususnya yang berada di bawah naungan LP Ma'arif NU,” terangnya.

Dalam pandangannya, keputusan  tersebut sebagai awal yang baik bagi untuk proses kaderisasi. “Ini sangat menarik bagi upaya mengawal kepengurusan," ungkapnya. 

Di sisi lain, Ketua PC IPPNU Kota Surabaya, Nala Auna Rabba menguatkan pandangan yang ada. “Bahwa kami akan berangkat bersama menemui PC LP Ma'arif NU Kota Surabaya untuk menindaklanjuti instruksi yang disampaikan PW IPNU-IPPNU Jatim,” sergahnya.

Menurutnya, insturksi tersebut harus diimbangi dengan koordinasi dan persiapan teknis, sehingga tidak mengalami kendala dalam pelaksanaan di lapangan. 

Kondisi riil di sejulah sekolah memang demikian adanya. Lembaga pendidikan formal yang berada di bawah naungan LP Ma’arif NU ternyata tidak semua memiliki kepengurusan IPNU dan IPPNU.

“Memang belum semua sekolah di bawah LP Ma'arif NU terutama di wilayah Kota Surabaya mendirikan kepengurusan komisariat,” jelasnya. 

Oleh karena itu, dengan adanya instruksi tersebut dapat menjadi pintu masuk bagi pengenalan dan juga perkembangan IPNU-IPPNU. “Khususnya  di kota mega metropolitan seperti Surabaya ini," pungkasnya. (Hisam Malik/Ibnu Nawawi)