::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Dakwah NU Harus Menyentuh Kebutuhan Dasar Warga

Jumat, 12 Juli 2019 21:00 Daerah

Bagikan

Dakwah NU Harus Menyentuh Kebutuhan Dasar Warga
foto: ilustrasi
Jombang, NU Online
Dakwah yang dilakukan kader Nahdlatul Ulama (NU) yang berada di Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) hendaknya berbeda dengan para pendakwah pada umumnya. 

"Setiap dai NU harus lebih memperhatikan pola atau strategi dakwah yang digunakan. Apakah strategi tersebut sudah bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar jamaah atau belum bahkan tidak sama sekali," ungkap Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jombang, Jawa Timur, H Didin Ahmad Sholahudin.

Menurut dia, yang sangat penting untuk dijadikan kajian mendalam oleh para dai NU adalah menyusun strategi yang tepat guna untuk para jamaahnya, sehingga nilai-nilai dakwah tersampaikan dengan baik kepada mereka.

"Karena yang kita alami, arah dan strategi dakwah kita pascapelatihan apapun di NU seringkali hanya itu-itu saja dan monoton serta kerap tak bersinggungan langsung dengan kebutuhan dasar warga," katanya, Jumat (12/7).

Sebetulnya, kata pria yang pernah memimpin Pengurus Cabang (PC) Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Jombang ini, NU punya banyak potensi serta basis dakwah yang jelas dalam hal membumikan dakwah-dakwahnya. Meski demikian masih ada pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan, yaitu para dai dituntut bisa merumuskan strategi yang tepat.

"Dan saya sering menamakan dengan istilah peta dakwah strategis NU," ujar Gus Didin sapaan akrabnya.

Menurut pandangannya, LDNU Jombang saat ini punya kesempatan baik untuk memetakan dan merumuskan strategi dakwah yang bisa bersinggungan langsung dengan kebutuhan masyarakat (jamaah). 

"Melalui Pendidikan Kader Dakwah Nahdlatul Ulama (PKDNU) angkatan kedua yang diselenggarakan sejak 12 hingga 14 Juli mendatang, LDNU bisa merumuskan strategi-strategi dakwah lebih mendalam," jelasnya.

Setidaknya narasumber yang dipercayai menyampaikan materi-materi bisa membahas peta dakwah strategis NU, khususnya di Jombang. "Saya sangat berharap pembicara dapat mengulas dengan lugas dan detail tentang peta dakwah di seluruh kecamatan di Jombang, sekaligus memberikan arahan yang strategis dalam penerapan dakwah NU seharusnya," ucapnya.

Menurut dia, ada satu materi yang menarik dan mendukung dalam pembahasan pemetakan strategi dalam berdakwah. Yakni metodologi dakwah NU. Materi ini akan mnjadi salah satu materi dari sekian materi dalam pengkaderan dai NU melalui PKDNU nanti.

"Sehingga pelatihan kita yang seringkali hanya sekedar mencetak kader dakwah, kali ini seharusnya bisa lebih dari itu," pungkasnya. (Syamsul Arifin/Muiz)