::: Innalillahi wa inna ilaihi raji'un, Hj Masturah, istri KH Idam ChalidĀ  (ketum PBNU 1952-1984), Kamis (13/7), wafat di RS Pondok Indah Jakarta ::: SimakĀ berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Ketua Bersama Konferensi Tokyo : Sesalkan Gagalnya Perundingan

Selasa, 20 Mei 2003 00:08 Warta

Bagikan

Ketua Bersama Konferensi Tokyo : Sesalkan Gagalnya Perundingan

Jakarta, NU.Online
Uni Eropa, Jepang, Amerika Serikat (AS), dan Bank Dunia yang merupakan Ketua Bersama Konferensi Persiapan Tokyo untuk Perdamaian dan Pembangunan Kembali di Aceh, sangat menyesal bahwa Pemerintah Indonesia dan kelompok separatis Gerakan Aceh Merdeka (GAM) gagal mengambil kesempatan unik untuk menyelesaikan masalahnya secara damai.

Gagalnya upaya ini merupakan pertanda kembalinya kekerasan di propinsi yang dilanda bentrokan antara GAM dengan TNI dalam 26 tahun terakhir dan menewaskan sedikitnya 10 ribu orang.

<>

Ini juga menandakan gagalnya persetujuan damai bulan Desember, yang memberikan GAM otonomi terbatas dan diharapkan pengamat internasional dapat menghentikan kekerasan.

Siaran pers Kedutaan Besar AS di Jakarta, Senin, sebagaimana dikutip ANTARA, mengatakan, Perjanjian Penghentian Permusuhan (COHA) yang dicapai di Jenewa, Swiss, pada 9 Desember 2002 memberi kesempatan kepada rakyat Aceh untuk menikmati masa damai yang jarang mereka peroleh setelah bertahun-tahun mengalami pertumpahan darah.

Dikatakannya, COHA adalah kerangka kerja yang paling baik untuk penyelesaikan masalah Aceh dalam suatu proses yang berdasarkan pada demokrasi dan penghormatan kepada hak asasi manusia.

Sepuluh Unit Gedung Sekolah Dibakar Di Aceh

Sedikitnya sepuluh unit gedung sekolah dibakar sekelompok orang bersenjata di Provinsi NanggroeAceh Darussalam (NAD), masing-masing delapan unit di Kabupaten Bireuen dan dua unit di Aceh Besar, sepanjang Senin.

Aksi pembakaran sarana pendidikan di Kabupaten Aceh Besar, Senin malam, menghanguskan gedung Sekolah Dasar (SD) Keude Bieng dan SMU Lampeuneurut, hingga pukul 22.00 WIB, petugas pemadam kebakaran dilaporkan terus berupaya memadamkan api untuk menyelamatkan ruangan yang belum terbakar.

Di kawasan Keude Bieng, Kecamatan Lhoknga, sekitar 14 kilometer dari pusat Kota Banda Aceh, selain gedung SD, sebuah gardu listrik PT PLN juga tidak luput dari aksi pembakaran yang dilakukan orang tak bertanggungjawab itu. (BBC/IIN/Cih)