::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Ribuan Jamaah Hadiri Demak Bersholawat Bersama Habib Syech

Jumat, 04 Mei 2012 20:01 Nasional

Bagikan

Demak, NU Online
Menjelang puncak haul Agung Ke-509 Kanjeng Sultan Raden Abdul Fattah Al-Akbar Sayyidin Panotogomo, Kamis (3/4) telah melanjutkan rangkaian acara dengan menggelar Maulidurrasul Muhammad SAW bertempat diserambi Masjid Agung Demak bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf dari Solo. <>

Acara tersebut ihadiri wakil bupati Demak H Dachirin sa’id beserta muspida, ketua MUI Demak KH Moh. Asyiq , pimpinan ormas Islam serta panitia dan Ahbabul Musthofa.

Sebelum Maulidurrasul dimulai Habib berpesan dan meminta kepeda jamaah yang hadir agar mempunyai dan mewarisi sifat perjuangan para wali terutama Kanjeng Sultan Raden Abdul Fattah Al-Akbar Sayyidin Panotogomo selaku raja Islam pertama dipulau Jawa

“Mari kita berdo’a bersama dengan wasilah kanjeng sultan fattah semoga kita sebagai umat bisa kuat untuk melanjutkan perjuangan beliu dalam menegakkan Islam dimuka bumi ini, dan kita semua hasil maksud,” pintanya 

Setelah berpesan pada jamaah habib memulai Maulidurrasul dengan syi’ir tanpo wathon dan syiiran wali eling eling yang dikarang oleh mantan Ro’is Am PBNU KH Ali Ma’shum Krapyak Bantul Jogjakarta. 

Tanpa dikomando Syiir tanpo wathon dan eling eling seperti kebiasaan seakan mempunyai daya magnet tersendiri pada jamaah dengan mengikuti habib syech secara serempak.

Ssetelah usai dua syiiran dan sholawan tersebut sejenak Habib Syech memberikan keterangan kepada jamaah bahwa sholawatan eling eling yang dibawakan merupakan sholawatan dan syiiran yang sering digunakan para wali dalam menyampaikan pesan dakwahnya, dan sampai sekarang ditiru oleh ahlussunnah wal jamaah

“Syi'iran ini karangan KH Ali ma’shum krapyak, beliu dalam mengarang sholawat dan menyebarkannya dengan misi ahlussunnah wal jamaah seperti para wali songo termasuk raja Islam pertama Kanjeng sultan fattah” paparnya.

Acara yang sedianya ditempatkan di serambi Masjid Agung Demak namun sejak sore jamaah sudah memadati serambi sehingga meluber sampai Alun Alun Demak.


Redaktur     : Syaifullah Amin
Kontributor : A. Shiddiq Sugiarto