::: NU Online memasuki hari lahir ke-14 pada 11 Juli 2017. Semoga tambah berkah! ::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Ribuan Orang Diijazahi Cucu Syekh Abdul Qadir Al-Jailani

Sabtu, 22 Juni 2013 13:16 Nasional

Bagikan

Ribuan Orang Diijazahi Cucu Syekh Abdul Qadir Al-Jailani

Cirebon, NU Online
Sekitar seribu orang yang terdiri dari santri, alumni, dan masyarakat umum dari sekitar Cirebon bahkan luar kota berkumpul untuk menyambut kedatangan Syekh Fadil Al-Jailani, keturunan Syekh Abdul Qadir Al-Jailani yang berasal dari Turki. Mereka mulai berkerumun seusai melakukan shalat Jum’at dan bersiap untuk mengikuti ijazah ‘aamah di Ma’had Al-Ghadier pesantren Kempek Cirebon. Jum’at (21/6).
<>
Pengasuh pesantren Kempek Cirebon, KH Musthofa Aqil mengungkapkan bahwa pelaksanaan ijazah ini berisi ijab qabul  yang biasa diberlakukan dalam tradisi pesantren untuk mendapatkan keberkahan.  

“Setelah Syekh Faddhil memberikan sambutan, nanti para hadirin akan mendapatkan ijazah langsung dari Beliau, ijazah ini selain bertujuan untuk mendapatkan keberkahan juga merupakan suatu sarana pengabsahan mengenai kebersambungan sanad untuk memelajari kitab-kitab karangan Syekh Abdul Qadir Al-Jailani, dan ijazah untuk menyambungkan garis keilmuan seperti ini merupakan tradisi pesantren yang baik,” jelas kiai Musthofa.

Pelaksanaan ijazah dibawakan langsung oleh Syekh Fadhil Al-Jailani, pertama-tama keturunan salah satu tokoh besar Islam ini mengajak peserta untuk bertaubat dan beristighfar, kemudian mereka diminta untuk mengangkat tangan kanan dan dilangsungkan sebuah pelafalan ijab dan qabul, hingga kemudian Syekh Fadhil mengucapkan “Ajaztukum!” yang secara serentak dijawab oleh peserta dengan ucapan “Qabilna!” selama tiga kali berturut-turut.

Syekh Fadhil Al-Jailani menghabiskan waktu selama 30 tahun untuk berkeliling dunia dalam rangka menelusuri ribuan manuskrip karya Syekh Abdul Qadir AL-Jailani yang terpencar dan hilang. Kunjungan ke pesantren Kempek Cirebon ini merupakan kali kedua setelah sekitar dua tahun yang lalu melakukan hal yang sama.


Redaktur      : Syaifullah Amin
Kontributor : Sobih Adnan