::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Rutin, Siswi MTs Darul Ulum Latihan Jurnalistik

Sabtu, 07 September 2013 09:02 Daerah

Bagikan

Rutin, Siswi MTs Darul Ulum Latihan Jurnalistik

Jepara, NU Online
Puluhan siswi MTs Darul Ulum desa Purwogondo kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah yang tergabung dalam ekskul Jurnalistik mengikuti pelatihan jurnalistik secara rutin saban Jumat pagi.
<>
Seperti yang terlihat Jumat (6/9) pagi puluhan siswi kelas VII, VIII dan IX pada pertemuan kedua menerima materi manajemen keredaksian dari pembina. Sebelumnya, Jumat (30/8) lalu mereka menerima materi pengenalan jurnalistik sekolah.

Di madrasah yang berada dibawah naungan LP Maarif NU Jepara kegiatan tulis-menulis sudah ada sejak 2007 silam. Pembinanya mengalami beberapa kali ganti personil. Tetapi sejak mulai keberadaannya fokus garapannya adalah pengelolaan majalah dinding (mading). Hal itu dikemukakan Ani Rosita, pembina Jurnalistik.

“Sejak dulu saya ikut mendampingi ekskul jurnalistik. Jadi saya tahu tentang perkembangannya,” katanya saat ditemui disela-sela kegiatan.

Mading yang terbit dwi mingguan, lanjutnya, masih ada arsipnya. guru Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) itu menambahkan, agar mading menjadi adu gengsi MTs DU setiap kali ada class meeting, lomba mading menjadi salah satu cabang yang dilombakan. “Pada even itu yang menjadi penanggung jawab lomba ialah pegiat ekskul Jurnalistik,” paparnya.

Selaku Waka Kesiswaan Solikhul Hadi yang masih disampaikan Ani, Jurnalistik di madrasahnya kedepan harapannya makin show a force. Apalagi ia kini tidak sendirian didampingi pembina 2 yang sudah malang-melintang di jurnalistik sekolah.
 
“Harapan kami mulai tahun ajaran baru ini jurnalistik Darul Ulum tidak hanya dikenal di internal madrasah saja melainkan khalayak umum juga layak mengetahuinya. Sebab dibimbing orang yang sudah berpengalaman,” harapnya. (Syaiful Mustaqim/Mahbib)