::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Baca Masyarakat Selepas Baca Al-Quran dan Barzanji

Kamis, 19 September 2013 21:00 Daerah

Bagikan

Baca Masyarakat Selepas Baca Al-Quran dan Barzanji

Sukoharjo, NU Online
Semaan Al-Qur’an dan baca kitab al-Barzanji rutin digelar PCNU Sukoharjo saban Rabu malam. Kegiatan sudah berlangsung lama tersebut bukan sekadar memepertahankan tradisi, tetapi juga sebagai tempat silaturahim dan media informasi perkembangan kondisi Sukoharjo. 
<>
Menurut Sekretaris PCNU Sukoharjo Lasimin, ada beberapa persoalan masyarakat yang menjadi perhatian jamaah selepas kegiatan rutin tersebut yang kebetulan bertempat di PAUD Al-Khoir, Rabu malam (18/9). 

Jamaah, kata dia, prihatin atas peristiwa dirusaknya makam cucu Sri Sultan Hamengku Buwono VI Kyai Ageng Prawiro Poerbo di Pasarean Karang Kabolotan, Semaki, Umbulharjo, Yogyakarta dirusak sekelompok masa bercadar Senin (16/9). 

“Kasus ini bisa saja terjadi di wilayah Sukoharjo dan sekitarnya, maka kita pun harus membangun komunikasi, waspada,” pesannya, menyimpulkan obrolan jamaah.

Kedua, tambah dia, masa tahun politik 2014 para jamaah harus cerdas dalam menyikapi proses demokratisasi tahapan Pemilu legislatif maupun Pemilu presiden dan wakil presiden yang akan datang. 

“Ya pengajian kita kerap didatangi para caleg, kita persilakan membaur bersama jamaah. Mungkin juga jamaah kita sendiri yang jadi caleg,” katanya.

Ketiga, persoalan makin mahalnya harga-harga kebutuhan pokok terutama daging. Serta mangkraknya (terbengkalai, red.) pembangunan Pasar Tradisional Kota Sukoharjo. “Jamaah kita ini banyak yang jadi bakul (pedagang pasar), mereka mengeluh mahalnya harga daging,”ungkapnya.

Keluhan jamaah itu, kata Lasimin bagian dari kajian bersama, khususnya pengurus MWC dan PCNU Sukoharjo, untuk melakukan sesuatu bagi masyarakat, apa yang harus di lakukan dan solusi lainnya. Agar NU betul-betul bermanfaat buat masyarakat.

Sekitar pukul 22.30, semaan dan baca al-Barjanzi itu berakhir dan jamaah sayonara. Sedangkan para pengurus masih berdiskusi memberbincangakn persoalan yang mengemuka di masyarakat. (Cecep Choirul Sholeh/Abdullah Alawi)