::: NU Online memasuki hari lahir ke-14 pada 11 Juli 2017. Semoga tambah berkah! ::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Sektor Pertanian Lesu, Intelektual Agraria Mesti Bergerak

Ahad, 12 Oktober 2014 02:03 Nasional

Bagikan

Makassar, NU Online
Rektor Universitas Islam Makassar Dr Andi Majdah M Zain mengingatkan kalangan mahasiswa dan para sarjana khususnya bidang pertanian untuk berdiri terdepan mewujudkan kedaulatan pangan. Majdah melihat lesunya perhatian kalangan akademisi pertanian terhadap urusan pangan di Indonesia.
<>
“Sebesar 80% warga Indonesia menggantungkan hidupnya melalui pertanian dan sumber daya alam. Untuk itu, UIM bertanggung jawab melahirkan intelektual-intelektual muda yang unggul khususnya dalam bidang pertanian,” kata Majdah dalam sambutan kuliah umum pertanian yang diselenggarakan UIM dan Kementerian Pertanian di aula gedung NU Sulawesi Selatan, Sabtu (11/10).

Kepala Balitbang Tanah Kementan Ir Nasrullah menyayangkan turunnya angka pekerja di sektor pertanian dari tahun ke tahun. Kalau melihat angka ini, Indonesia sulit menjadi negara dengan kedaulatan pangan.

“Namun demikian, harapan itu masih ada. Kita dorong pemerintah untuk mengeluarkan kebijakan pro kedaulatan pangan di Indonesia. Dengan keberpihakan pemerintah yang pro kemajuan pertanian, maka dengan sendirinya pertanian di Indonesia ke depan menuju kedaulatan pangan,” kata Nasrullah. (Andi M Idris/Alhafiz K)