::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

PWNU Lampung Gelar Sesarehan Ulama

Ahad, 12 Oktober 2014 16:08 Nasional

Bagikan

Bandar Lampung
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Lampung akan menggelar sarasehan keagamaan, keumatan dan kebangsaan pada 12-13 Oktober 2014. Sarasehan yang bertema "Lampung Menuju Satu Abad NU 2026" itu akan dilaksanakan di Asrama Haji, Jalan Soekarno Hatta, Bandar Lampung.
<>
Ketua Pelaksana Sarasehan, Ichwan Adji Wibowo, di Bandar Lampung, Sabtu (11/10) mengatakan, acara itu akan dihadiri oleh 500-an peserta yang terdiri dari pengurus PWNU, lembaga, lajnah dan badan otonom, pengurus cabang NU, para kiai, alim ulama, pimpinan pondok pesantren dan cendekiawan se-Provinsi Lampung.

Adji menjelaskan, ada sejumlah tujuan sarasehan ini, yaitu memperkuat dan memantapkan Islam aswaja agar menjadi doktrin yang kokoh dan mengikat para jamaah dan memberikan masukan untuk menjadikan Islam rahmatan lil’alamin sebagai gerakan moral dakwah yang dimotori ulama.

"Kita juga berharap kegiatan ini memberikan masukan untuk memperkuat NU sebagai organisasi keagamaan yang unggul dalam mewujudkan tatanan masyarakat yang damai, adil, dan sejahtera atas dasar Islam aswaja," katanya.

Terpisah, sekretaris panitia, Mashuri, menambahkan, sarasehan itu akan menghadirkan para narasumber baik dari Lampung maupun dari Jakarta. Diantara pembicara yang siap hadir adalah KH A Hazyim Muzadi, Nashihin Hasan, Kholil Nafis, Ahmad Bagdja, dan KH Khairudin Tahmid.

"Kami berharap para peserta yang diundang tidak melewatkan acara yang sangat menarik ini. Selain untuk membahas persoalan-persoalan di masyarakat saat ini, kegiatan tersebut bisa menjadi forum silaturahmi antara para cendekiawan dan alim ulama se-propinsi Lampung," kata Mashuri. (gatot arifianto/mukafi niam)